Kemenhut Dorong ASGANISPH Jadi Garda Terdepan Pengelolaan dan Perlindungan Hutan
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari menyelenggarkan Musyawarah Nasional pertama Asosiasi Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan (ASGANISPH) pada Oktober 2026 di Sleman, dengan tujuan memperkuat tata kelola hutan lestari dan meningkatkan profesionalisme tenaga teknis yang menghadapi berbagai tantangan seperti tekanan deforestasi dan risiko bencana. Direktur Jenderal PHL Laksmi Wijayanti menegaskan bahwa GANISPH merupakan garda terdepan dalam pengelolaan hutan karena bekerja langsung di tingkat tapak dalam perencanaan, perlindungan, hingga mitigasi kebakaran hutan dan lahan. Dalam munas tersebut, peserta menyepakati anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, garis-garis besar program kerja, serta kode etik asosiasi untuk menjadi pedoman dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab organisasi.
Poin-Poin Utama
- Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari menyelenggarakan Musyawarah Nasional Pertama ASGANISPH pada 13–14 Oktober 2026 di Kabupaten Sleman.
- Musyawarah tersebut berfokus pada pelantikan kepengurusan dan penguatan tata kelola hutan lestari.
- Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti, menyebut keberadaan ASGANISPH penting bagi tata kelola kehutanan yang terstruktur.
- Pengelolaan hutan di Indonesia menghadapi tantangan tekanan deforestasi dan risiko bencana yang masih tinggi.
- Tata kelola hutan lestari membutuhkan keterlibatan seluruh sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidang kehutanan.
- ASGANISPH memiliki peran strategis karena bekerja langsung di tingkat tapak.
- Tugas ASGANISPH mencakup perencanaan, pembinaan, penatausahaan hasil hutan, hingga perlindungan hutan.
- Peran ASGANISPH juga berkaitan dengan upaya mitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan.
- Laksmi Wijayanti menegaskan ASGANISPH merupakan garda terdepan pengelolaan hutan Indonesia.
- ASGANISPH disebut sebagai bagian dari reformasi tata kelola kehutanan Indonesia.
- Didi Kuntoro terpilih sebagai Ketua ASGANISPH Nasional periode 2026–2031.
- Asosiasi akan menyusun kepengurusan di tingkat wilayah dan cabang.
- Peserta Munas menyepakati anggaran dasar dan anggaran rumah tangga asosiasi.
- Peserta juga menyepakati garis-garis besar program kerja dan kode etik asosiasi.
- Krisdianto dari Direktorat Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan menyoroti penyusunan kode etik sebagai poin penting.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.