Beranda Rabu, 14 Oktober 2026

!online

Internasional Netral

Setiap Keluarga AS Dibebani Rp35 Juta Akibat 8 Bulan Perang AS Melawan Iran

Rabu, 14 Oktober 2026, 19:14 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 9 kali
Ukuran:

Delapan bulan perang agresi AS terhadap Iran membebani rumah tangga Amerika sekitar USD2.000 atau Rp35 juta per rumah tangga, dengan total dampak ekonomi mencapai USD265 miliar atau Rp4,7 kuadriliun. Kenaikan harga energi menjadi penyumbang terbesar beban finansial tersebut, menambah pengeluaran setiap rumah tangga sekitar USD1.100 akibat lonjakan harga bahan bakar, tagihan pemanas rumah, dan biaya transportasi. Harga bensin reguler melonjak dari di bawah USD3 menjadi USD4,37 per galon, sementara harga solar melampaui USD6 dan harga bahan bakar jet hampir dua kali lipat dari sebelumnya.

Poin-Poin Utama

  • Perang agresi AS terhadap Iran telah berlangsung selama delapan bulan.
  • Rumah tangga Amerika menanggung tambahan biaya hampir USD2.000 atau setara Rp35 juta.
  • Dampak ekonomi perang diperkirakan merugikan perekonomian AS sebesar USD265 miliar atau Rp4.743 triliun.
  • Mark Zandi, kepala ekonom Moody's Analytics, menyampaikan perkiraan biaya perang tersebut.
  • Perkiraan Zandi tujuh kali lipat lebih besar dari angka yang disampaikan Pete Hegseth kepada Kongres.
  • Hegseth hanya menghitung biaya militer langsung dari periode 28 Februari hingga akhir Juli.
  • Beban finansial rumah tangga Amerika jauh lebih besar karena dampak perang terhadap pasar global.
  • Lonjakan harga energi menyumbang bagian terbesar dari beban finansial rumah tangga.
  • Kenaikan harga energi menambah pengeluaran rumah tangga sekitar USD1.100.
  • Harga satu galon bensin reguler mencapai USD4,37, naik dari di bawah USD3 sebelum perang.
  • Harga solar kini melampaui USD6.
  • Harga bahan bakar jet hampir naik dua kali lipat.
  • Harga bahan bakar pemanas rumah jauh lebih tinggi menjelang musim dingin.
  • Biaya energi terus meningkat sekitar USD50 per rumah tangga setiap minggunya.
  • Dampak perang terhadap pasar minyak global memicu kenaikan inflasi dan biaya hidup sehari-hari.
Tagar Terkait
#houthi#selat hormuz#inflasi#kongres as#pete hegseth#ekonomi as#perang as iran#harga energi#mark zandi#moody’s analytics
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya