Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Lingkungan Negatif

Asap Karhutla Meluas, Kualitas Udara Danau Toba hingga Kota Medan Tidak Sehat

Rabu, 14 Oktober 2026, 20:07 WIB Sumber: Kompas Dibaca 10 kali
Ukuran:

Asap kebakaran hutan dan lahan meluas ke seluruh wilayah Sumatera Utara pada 14 Oktober 2026, menyebabkan kualitas udara di Kota Medan dan kawasan Danau Toba masuk kategori tidak sehat dengan jarak pandang menurun hingga di bawah empat kilometer. Kabut asap mengganggu aktivitas pariwisata di Danau Toba dan meningkatkan kasus ISPA di masyarakat. BMKG mendeteksi asap menyebar akibat karhutla di Sumatera Selatan, bukan dari titik panas di Sumatera Utara sendiri.

Poin-Poin Utama

  • Asap karhutla meluas ke seluruh wilayah Sumatera Utara pada 14 Oktober 2026.
  • Kualitas udara di Kota Medan dan kawasan Danau Toba masuk kategori tidak sehat.
  • Jarak pandang menurun hingga di bawah 4 kilometer.
  • Kabut asap terlihat di sejumlah daerah di Kota Medan sejak pagi hingga sore hari.
  • Sebagian pengendara sepeda motor di Medan mengenakan masker.
  • Kualitas udara di Medan berdasarkan data AQMS pukul 07.00 WIB berada di kategori sedang hingga tidak sehat.
  • Kawasan Jalan Pinang Baris, Medan Sunggal, memiliki ISPU 136 atau kategori tidak sehat.
  • Kawasan Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan Johor, memiliki ISPU 83 atau kategori sedang.
  • ISPU membagi kualitas udara dalam lima kategori, yakni baik, sedang, tidak sehat, sangat tidak sehat, dan berbahaya.
  • Kabut asap mengganggu pariwisata di kawasan Danau Toba, Kabupaten Samosir.
  • Pengusaha jetski di Tuktuk, Samosir, bernama Daisy mengatakan banyak wisatawan membatalkan perjalanan akibat kabut asap.
  • Peningkatan signifikan pasien ISPA di puskesmas terjadi dalam beberapa pekan terakhir dengan gejala batuk, nyeri tenggorokan, sesak napas, demam, dan sakit kepala.
  • BMKG Wilayah I Medan mendeteksi asap tersebar di seluruh Sumatera Utara pada 14 Oktober 2026 pukul 08.00.
  • Asap yang menyebar di Sumatera Utara diperkirakan berasal dari karhutla di Sumatera Selatan.
  • Pengamatan satelit pada 13 Oktober 2026 tidak menemukan titik panas di Sumatera Utara sendiri.
Tagar Terkait
#karhutla#kebakaran hutan#kualitas udara#kabut asap#sumatera utara#ispa#pm 2.5#danau toba
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya