Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Politik Netral

Abdul El-Sayed Usulkan Pembekuan Pengembangan AI demi Keamanan Pemilih

Kamis, 15 Oktober 2026, 07:12 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 10 kali
Ukuran:

Sayed juga memanfaatkan isu ini untuk menyerang lawan politiknya dari Partai Republik dan Presiden Donald Trump yang mendukung pengawasan mandiri industri teknologi.

Poin-Poin Utama

  • Abdul El-Sayed adalah calon Senator dari Partai Demokrat Michigan.
  • El-Sayed mengusulkan pembekuan pengembangan model AI tingkat lanjut dan pembangunan pusat data.
  • Proposal tersebut berjudul AI Under Control.
  • Ia menuntut perusahaan teknologi menghentikan sementara pelatihan dan peluncuran sistem AI paling kuat.
  • El-Sayed mendukung pembentukan lembaga pemerintah setingkat Kabinet untuk menginspeksi laboratorium AI.
  • Lembaga tersebut bertugas memblokir produk berbahaya dan memerintahkan penutupan sistem yang tidak terkendali.
  • Jajak pendapat menunjukkan mayoritas warga Amerika merasa waspada terhadap perkembangan AI yang sangat cepat.
  • Jajak pendapat NYT/Siena September menunjukkan hanya 2 persen pemilih Michigan menempatkan AI sebagai isu utama.
  • El-Sayed unggul 11 poin atas Mike Rogers dalam hal kepercayaan publik untuk menangani masalah pusat data.
  • Rogers mendukung moratorium satu tahun pusat data di Michigan.
  • Rogers memiliki investasi senilai sekitar Rp26,3 miliar di perusahaan yang diuntungkan oleh booming AI.
  • Trump menolak seruan untuk memperlambat pengembangan AI dan lebih memilih pengawasan mandiri industri teknologi.
  • Juru bicara Gedung Putih menyatakan Trump berkomitmen agar Amerika memimpin dunia dalam Super Intelligence.
  • Rencana El-Sayed dikembangkan dari proposal Senator Bernie Sanders dan anggota DPR Greg Casar.
  • Proposal tersebut mencakup pelarangan Recursive Self-Improvement dan perlindungan whistleblower di industri AI.
Tagar Terkait
#partai demokrat#kecerdasan buatan#regulasi ai#pusat data#michigan#abdul el-sayed#ai under control
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya