Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Nusantara Netral

Pemerintah Siapkan 30-40 Sumur Bor untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026, 19:07 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 8 kali
Ukuran:

Menteri LHK Raja Antoni dan Pangdam Kalimantan Tengah mengecek langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting, dengan menyiapkan pembukaan jalur darat sepanjang 1,5 kilometer dan pembangunan 30-40 sumur bor untuk mempercepat pemadaman di titik api Pesalat yang terdekat dengan zona inti taman nasional. Penanganan karhutla dilakukan dengan menggabungkan operasi darat dan udara, melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, serta relawan, untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah api meluas ke zona inti.

Poin-Poin Utama

  • Menteri LHK Raja Antoni bersama Pangdam Kalimantan Tengah mengecek penanganan karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting pada 15 Oktober.
  • Pemetaan titik api dilakukan menggunakan drone thermal sebelum peninjauan.
  • Lokasi Pesalat menjadi prioritas penanganan karena paling dekat dengan zona inti taman nasional.
  • Akses sungai Sekonyer bergantung pada kondisi pasang surut sehingga menyulitkan operasional.
  • Pemerintah membuka jalur darat sepanjang 1,5 kilometer untuk mempercepat pemadaman.
  • Pembukaan jalur darat melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, masyarakat, dan relie.
  • Sekitar 30 hingga 40 sumur bor akan dibangun sepanjang jalur menuju titik api.
  • Sumur bor dipasang dengan jarak 50 meter hingga 100 meter.
  • Air dari sumur bor ditampung dalam tandon untuk mendukung pemadaman.
  • Lokasi lain yang dipetakan meliputi Teluk Pulai, Sungai Baung, Tanjung Rengas, dan Sungai Perlu.
  • Penanganan meliputi penguatan pasukan darat, pembangunan sumur bor, pembuatan sekat bakar, dan water bombing.
  • Penanganan karhutla menggabungkan kekuatan operasi darat dan udara.
  • Optimasi melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, relie, modifikasi cuaca, dan water bombing.
Tagar Terkait
#karhutla#kalimantan tengah#sumur bor#taman nasional tanjung puting#menhut#pangdam#raja antoni
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya