UMKM Sawarna Manfaatkan AI untuk Perluas Pasar
Pengrajin keripik pisang di Desa Sawarna, Kabupaten Lebak, mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk membuat konten promosi dan memperluas pasar guna mengurangi ketergantungan pada wisatawan. Pelatihan pemasaran digital dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya pada Agustus 2026 melibatkan 10 pengrajin yang mampu meningkatkan skor kompetensi dari 3,02 menjadi 4,45, serta menambah konten promosi dari 3 menjadi 10 dan transaksi dari 7 menjadi 18. Tim pengabdian kepada masyarakat akan terus melakukan pendampingan hingga November 2026 agar pengrajin dapat mengelola pemasaran secara mandiri.
Poin-Poin Utama
- Pengrajin keripik pisang di Desa Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk membuat konten promosi.
- Sebanyak 10 pengrajin yang terintegrasi dalam Kelompok Pengrajin Kuliner Pesisir Sawarna Jaya mengikuti pelatihan pemasaran digital.
- Pelatihan diselenggarakan oleh Universitas Bhayangkara Jakarta Raya pada 23 Agustus 2026.
- Materi pelatihan mencakup penggunaan AI untuk menyusun deskripsi produk, membuat materi promosi, serta mengembangkan pemasaran melalui media sosial.
- Penjualan keripik pisang di Sawarna selama ini masih mengandalkan pembelian langsung dari wisatawan.
- Sebagian pengrajin telah menerima pesanan melalui WhatsApp dan media sosial, tetapi promosi belum dilakukan secara rutin dan terencana.
- Peserta mempraktikkan penggunaan AI untuk membuat deskripsi produk, tulisan media sosial, dan cerita singkat mengenai keripik pisang Sawarna.
- Peserta juga mendapat pendampingan dalam pembuatan video pendek, penggunaan WhatsApp Business, serta pemanfaatan marketplace.
- Rata-rata skor kompetensi 10 peserta meningkat dari 3,02 menjadi 4,45 pada skala satu hingga lima.
- Jumlah konten promosi meningkat dari tiga menjadi 10 setelah pelatihan.
- Interaksi digital meningkat dari 22 menjadi 68 setelah pelatihan.
- Transaksi yang tercatat naik dari tujuh menjadi 18 setelah pelatihan.
- Tim Ubhara Jaya terdiri atas Wowon Priatna, Agus Hidayat, dan Agus Dharmanto.
- Tim menyiapkan desain identitas produk, kemasan, katalog digital, kalender konten, panduan AI, serta sarana pemesanan melalui kode QR.
- Program pendampingan berlangsung sejak Juni hingga November 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.