Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026, 00:11 WIB Sumber: Republika Dibaca 9 kali
Ukuran:

Pertamina SMEXPO Yogyakarta mencatat nilai gabungan transaksi, potensi, dan kesepakatan bisnis mencapai sekitar Rp3,8 miliar, dengan kontribusi terbesar berasal dari potensi dan kesepakatan bisnis business-to-business sebesar Rp3,55 miliar. Capaian ini menegaskan peran SMEXPO sebagai platform pengembangan UMKM untuk memperluas akses pasar, membangun kemitraan strategis, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

Poin-Poin Utama

  • Pertamina SMEXPO Yogyakarta mencatat nilai gabungan transaksi, potensi, dan kesepakatan bisnis sekitar Rp3,8 miliar.
  • Nilai potensi dan kesepakatan bisnis B2B mencapai Rp3.548.833.310.
  • Transaksi ritel tercatat sebesar Rp129.335.400.
  • Transaksi layanan Bengkel Enduro mencapai Rp5.290.000.
  • Kontribusi terbesar berasal dari potensi dan kesepakatan B2B sebesar Rp3,55 miliar.
  • President Director Pertamina Foundation adalah Agus Mashud S. Asngari.
  • Dua UMKM berpotensi ekspor, yaitu PT Kritebar Hage Makmur melalui produk Kripik HG dan PT Allisha melalui produk Allisha Sate Ambal.
  • UMKM dengan produk ramah lingkungan meliputi Agromina Fiber, Djati Ecocraft, Sambeliler Bag, dan Valmai Mie Organik.
  • Satu UMKM yang dimiliki penyandang disabilitas atau memberdayakan penyandang disabilitas ikut terlibat dalam kegiatan ini.
  • SMEXPO berfungsi sebagai platform pengembangan UMKM untuk memperluas akses pasar dan membangun kemitraan strategis.
  • Nilai Rp3,8 miliar bukan seluruhnya penjualan terealisasi, melainkan gabungan transaksi tercatat dengan potensi dan kesepakatan bisnis.
  • Pertamina Foundation berharap inisiatif ini mendorong UMKM berinovasi dan menjangkau pasar internasional.
  • Pertemuan pelaku UMKM dengan calon pembeli dan mitra usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan kerja sama komersial.
  • Pengembangan peluang ekspor memerlukan kesiapan produk, pemenuhan standar pasar tujuan, dan tindak lanjut dengan calon mitra.
  • Penguatan UMKM membutuhkan ekosistem yang mencakup akses konsumen, inovasi produk, dan perluasan pasar.
Tagar Terkait
#umkm#yogyakarta#pertamina#ekspor#smexpo#pasar#b2b
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya