Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kronologi Warta Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp 17.646 per Dolar AS, Sementara Cadangan Devisa Naik

Rupiah melemah 0,02 persen ke Rp 17.646 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (7/9/2026), dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengangkat indeks dolar AS dan harga minyak mentah, serta aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan. Sementara itu, cadangan devisa dilaporkan naik, dan pelaku pasar juga menantikan data ekonomi domestik lainnya seperti penjualan eceran dan indeks keyakinan konsumen. Dari faktor eksternal, data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan FOMC September 2026, sehingga mendukung penguatan dolar AS dengan proyeksi rupiah bergerak di kisaran Rp 17.600-Rp 17.725 per dolar AS.

Total Warta 7 Laporan
Rentang Waktu 3 Hari Perkembangan
Redaksi Media 4 Portal
Sentimen Dominan Netral
Hari Ke-1

Senin, 7 September 2026

2 warta
16:37 WIB Antara News Netral

Rupiah menguat tipis seiring kenaikan cadangan devisa

  • Rupiah menguat 2 poin atau 0,01% menjadi Rp17.640 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin.
  • Posisi penutupan sebelumnya tercatat di level Rp17.642 per dolar AS.
  • Cadangan devisa Indonesia akhir Agustus 2026 sebesar 146,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.584,26 triliun.
Hari Ke-2

Selasa, 8 September 2026

3 warta
15:45 WIB Antara News Netral

Rupiah menguat dipengaruhi posisi cadev Indonesia yang meningkat

  • Rupiah closed 8 points or 0.05% stronger at Rp17,632 per US dollar versus prior close of Rp17,640.
  • Rupiah strengthening attributed to rise in Indonesia's foreign exchange reserves, per Ibrahim Assuabi of Laba Forexindo Berjangka.
  • Indonesia's foreign exchange reserves reached 146.5 billion US dollars at end of August 2026.
Hari Ke-3

Rabu, 9 September 2026

2 warta