Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kronologi Warta Lingkungan

Pemprov DKI Jakarta Persempit Sebaran PM10 Pascapenyiraman Abu Vulkanik

Pemprov DKI Jakarta mempercepat penanganan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau melalui penyiraman massal dan pengoperasian water mist, yang terbukti menyempitkan sebaran konsentrasi PM10 di Jakarta Pusat, Timur, dan Selatan menjadi hanya tersisa di Cilincing dan Cipayung. Pemantauan PM2.5 juga menunjukkan tren serupa di Jakarta Utara dan Timur, meski Kembangan, Kebon Jeruk, serta parameter SO2 masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Pemerintah mengerahkan armada damkar, truk tangki, dan unit water mist secara lintas sektoral, sambil mengimbau warga mengenakan masker dan memantau kualitas udara melalui udara.jakarta.go.id.

Total Warta 6 Laporan
Rentang Waktu 3 Hari Perkembangan
Redaksi Media 4 Portal
Sentimen Dominan Netral
Hari Ke-1

Senin, 7 September 2026

4 warta
15:33 WIB Liputan6 Positif

Kondisi Udara Jakarta Usai Penyiraman Abu Anak Krakatau

  • Pemprov DKI Jakarta melaporkan kualitas udara di Jakarta membaik setelah penyiraman untuk menangani endapan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Pemantauan pada 6-7 September 2026 menunjukkan perubahan paling terlihat pada konsentrasi PM10.
  • Sebaran PM10 tinggi sebelumnya meluas di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan, kini menjadi lebih terbatas.
15:39 WIB DetikNews Netral

DLH DKI Sebut Udara Jakarta Membaik Usai Penyiraman Abu Vulkanik Anak Krakatau

  • DLH DKI Jakarta menyatakan kualitas udara Jakarta membaik setelah penyiraman air menangani abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Penyebaran partikulat PM10 menjadi indikator utama perbaikan kualitas udara tersebut.
  • Area dengan sebaran PM10 tinggi sebelumnya mencakup Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
Hari Ke-3

Rabu, 9 September 2026

2 warta