Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Megapolitan Positif

Kondisi Udara Jakarta Usai Penyiraman Abu Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026, 16:57 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 1 kali
Ukuran:

Pemprov DKI Jakarta melaporkan kualitas udara di sejumlah wilayah membaik setelah dilakukan penyiraman untuk menangani endapan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, dengan penyempitan sebaran PM10 dan pengurangan area PM2.5 di beberapa bagian Jakarta. Meski demikian, wilayah seperti Kembangan dan Kebon Jeruk masih memerlukan perhatian, dan kadar sulfur dioksida (SO₂) belum menunjukkan perbaikan merata. Pemprov memantau dan mengevaluasi penanganan berdasarkan faktor angin, hujan, dan sumber pencemar lain, termasuk melanjutkan penyemprotan water mist secara berkala.

Poin-Poin Utama

  • Pemprov DKI Jakarta melaporkan kualitas udara di Jakarta membaik setelah penyiraman untuk menangani endapan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Pemantauan pada 6-7 September 2026 menunjukkan perubahan paling terlihat pada konsentrasi PM10.
  • Sebaran PM10 tinggi sebelumnya meluas di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan, kini menjadi lebih terbatas.
  • Pemantauan juga menunjukkan pengurangan sebaran area dengan PM2.5 tinggi di sebagian Jakarta Utara dan Jakarta Timur.
  • Wilayah Kembangan dan Kebon Jeruk masih memerlukan perhatian terkait kualitas udara.
  • Konsentrasi sulfur dioksida (SO₂) belum menunjukkan perbaikan secara merata.
  • Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi pada Senin (7/9/2026).
  • Penyemprotan water mist serentak di lima wilayah Jakarta dilakukan pada Minggu, 6 September 2025.
  • Pernyataan sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto.
  • Gulkarmat DKI mengoperasikan 14 unit water mist di tujuh titik dengan dukungan 70 personel.
  • Setiap dua unit water mist memiliki kapasitas tangki 10.000 liter.
  • DLH mengerahkan satu water mist mobile berkapasitas 1.000 liter dan dua tangki air masing-masing 5.000 liter.
  • Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengerahkan 77 tangki dan 144 personel.
  • Lokasi penyemprotan mencakup kawasan Monas, Jalan M.H. Thamrin-Jenderal Sudirman, Jalan Yos Sudarso, Jalan Gunung Sahari, Jalan Pluit, Jalan Rasuna Said, Jalan M.T. Haryono, Slipi, dan Tomang.
  • Pemprov DKI menyatakan pelaksanaan water mist akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi lapangan dan kebutuhan.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#anak krakatau#pm2.5#water mist#pemprov dki jakarta#so2#pm10#pencemaran udara#dlh dki jakarta#kualitas udara jakarta
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya