Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Netral

Badan Geologi: Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Senin, 7 September 2026, 10:02 WIB Sumber: CNN Dibaca 1 kali
Ukuran:

Gunung Anak Krakatau mengalami tiga kali erupsi strombolian pada periode 6-7 September 2026, dicatat oleh Badan Geologi melalui berbagai jenis gempa vulkanik. Erupsi tersebut diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang panjang, namun probabilitas letusan lanjutan tetap tinggi dengan ancaman lontaran batu pijar, hujan abu lebat, dan potensi aliran lava. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari pusat gunung untuk mengantisipasi bahaya awan panas, lava, dan material vulkanik lainnya.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Anak Krakatau alami erupsi tiga kali antara 6 dan 7 September 2026.
  • Tim Badan Geologi merekam 9 kali gempa Hembusan selama periode tersebut.
  • Tim merekam 93 kali gempa Low Frequency.
  • Tim merekam 98 kali gempa Hybrid/Fase Banyak.
  • Tim merekam 4 kali gempa Tremor Menerus.
  • Tim merekam 1 kali gempa Vulkanik Dangkal.
  • Karakteristik erupsi saat ini berupa strombolian.
  • Erupsi strombolian diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang panjang.
  • Probabilitas letusan di periode selanjutnya masih tinggi.
  • Ancaman bahaya berupa lontaran batu pijar dan hujan abu lebat.
  • Potensi ancaman mencakup aliran lava jika erupsi menerus terjadi lagi.
  • Masyarakat dilarang memasuki radius 3 km dari pusat aktivitas gunung.
  • Warga diminta mewaspadai ancaman awan panas dan hujan abu lebat.
  • Kepala Badan Geologi ESDM, Lana Saria, sampaikan data pada 7 September.
  • Dinamika vulkanisme Gunung Anak Krakatau masih dipantau dan dievaluasi.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#badan geologi#krakatau
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya