Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nusantara Netral

Potensi Erupsi gunung Anak Krakatau masih Tinggi

Rabu, 9 September 2026, 16:43 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Setelah erupsi strombolian terjadi 12 kali sejak 6-9 September 2026, Badan Geologi menyatakan probabilitas letusan Gunung Anak Krakatau masih tinggi dengan aktivitas Level III (Siaga). Ancaman bahaya meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, dan aliran lava, sehingga masyarakat dilarang memasuki radius 3 km dari pusat aktivitas. Badan Geologi juga mengimbau warga pesisir Banten dan Lampung agar tenang dan tidak terpengaruh isu tsunami.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Anak Krakatau mengalami 12 kali erupsi strombolian sejak berakhirnya erupsi menerus pada 6 September 2026.
  • Erupsi strombolian diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang panjang.
  • Kepala Badan Geologi Lana Saria menyatakan probabilitas letusan dalam periode selanjutnya masih tinggi.
  • Pernyataan tersebut disampaikan di Bandung pada Rabu (9/9).
  • Ancaman bahaya berasal dari lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat.
  • Potensi ancaman lainnya adalah aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi.
  • Tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga).
  • Radius bahaya yang dilarang untuk aktivitas masyarakat dan pengunjung adalah 3 km dari pusat aktivitas gunung.
  • Ancaman bahaya yang diwaspadai meliputi awan panas, lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu lebat.
  • Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung diminta tenang dan tidak mempercayai isu tsunami.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#banten#bencana alam#lampung#badan geologi#tsunami
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya