Ekonomi Netral
China Shock 2.0: Mesin Industri China Tak Bisa Berhenti
Prinsip Fair Use (Kutipan Wajar Nirlaba): Laman ini hanya menyajikan cuplikan ringkas dan analisis topik untuk keperluan riset & pemantauan warta publik secara non-komersial. Seluruh hak cipta dan naskah liputan utuh adalah milik sah redaksi Republika.
China menghadapi paradoks industri besar: kapasitas produksi raksasa, konsumsi domestik lemah, sehingga mengandalkan ekspor. Surplus perdagangan China melonjak lebih dari 20 persen pada awal 2026 sementara pertumbuhan PDB dunia hanya 3,1 persen,...
Sorotan Poin Topik
- Barang murah China membanjiri pasar global akibat kapasitas produksi besar dan lemahnya konsumsi domestik.
- Ketergantungan perusahaan China pada pasar luar negeri meningkat ketika daya serap dunia mendekati titik kritis.
Baca Liputan Lengkap di Republika
Buka Artikel Asli di Republika online.co.id adalah platform kurasi warta nirlaba. Seluruh hak cipta, naskah komprehensif, dan materi editorial dimiliki penuh oleh Republika.