Ketika Kesusahan dan Musibah Datang, Ini Doa yang Dicontohkan Rasulullah SAW
Artikel membahas doa yang dicontohkan Rasulullah SAW saat menghadapi kesusahan dan musibah, yang merupakan bagian dari ujian kehidupan yang tak terhindarkan. Berdasarkan riwayat Shahih Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas, Nabi Muhammad SAW ketika tertimpa kesusahan membaca doa: Laa ilaaha illal laahul 'adziimul haliim, laa ilaaha ilal laahu rabbul 'arsyil 'adziim, laa ilaaha illal laahu rabbus samaawaati wa rabbull ardli wa rabbul 'arsyil kariim. Doa tersebut merupakan bentuk penghambaan, permohonan perlindungan, dan kekuatan hati bagi Muslim yang sedang diuji kesulitan.
Poin-Poin Utama
- Kesusahan dan musibah merupakan bagian dari ujian kehidupan yang tidak dapat dihindari manusia.
- Seorang Muslim dianjurkan untuk bersabar, memperbanyak doa, dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.
- Riwayat doa-doa Rasulullah SAW tercatat dalam kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim, dan kitab hadis lainnya.
- Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu dalam Shahih Bukhari dan Muslim.
- Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa khusus ketika tertimpa kesusahan.
- Doa pertama: Laa ilaaha illal laahul 'adziimul haliim.
- Doa kedua: Laa ilaaha illal laahu rabbul 'arsyil 'adziim.
- Doa ketiga: Laa ilaaha illal laahu rabbus samaawaati wa rabbull ardli wa rabbul 'arsyil kariim.
- Artinya: 'Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Agung dan Maha Penyayang.'
- Artinya: 'Tidak ada Tuhan Yang berhak disembah kecuali Allah, Yang memiliki Arsy yang agung.'
- Artinya: 'Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Memiliki langit-langit, bumi, dan Arsy yang agung.'
- Riwayat Imam Muslim menyatakan Nabi SAW membaca doa tersebut ketika tertimpa kesusahan.
- Kalimat 'hazabahu amrun' bermakna ketika turun kesusahan atau ketika tertimpa kesusahan.
- Doa-doa tersebut berfungsi sebagai bentuk penghambaan, permohonan perlindungan, dan kekuatan hati bagi Muslim.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.