Israel Bunuh Anak Usia Enam Tahun di Hari Pertama Bersekolah di Gaza
buku sekolahnya ditemukan di antara puing-puing. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sebanyak 272 anak telah syahid akibat serangan Israel di Jalur Gaza hingga 16 Agustus, dan badan PBB mencatat lebih dari 64.000 anak tewas atau terluka antara 7 Oktober 2023 dan 7 Oktober 2025. Komisi Penyelidikan independen PBB menemukan bahwa pasukan Israel dengan sengaja menargetkan anak-anak Palestina sebagai bagian dari genosida yang berlanjut, dengan rata-rata satu anak syahid setiap hari bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025.
Poin-Poin Utama
- Wafaa Akila, seorang anak perempuan Palestina berusia enam tahun, tewas dalam serangan Israel di Kota Gaza pada hari pertama sekolahnya.
- Ayah Wafaa, Yousef Akila, juga tewas dalam serangan terhadap kendaraan mereka di sebelah barat Kota Gaza pada hari Ahad.
- Serangan udara tersebut melukai enam orang lainnya, menurut Mohamed Abu Selmia, kepala Rumah Sakit Al Shifa.
- Buku-buku sekolah Wafaa ditemukan di antara puing-puing kendaraan yang berlumuran darah.
- Dua serangan terpisah Israel pada hari yang sama menewaskan dua orang lainnya, termasuk seorang anak.
- Tembakan tank Israel ke sebuah sekolah yang dijadikan tempat pengungsian menewaskan seorang anak perempuan berusia tujuh tahun.
- Total korban tewas pada hari Ahad mencapai sedikitnya empat orang.
- Kementerian Kesehatan Palestina mencatat 272 anak syahid dalam serangan Israel di Jalur Gaza hingga 16 Agustus.
- Sebanyak 1.174 anak lainnya terluka, dengan rincian korban lainnya termasuk 135 perempuan, 39 lansia, dan 819 laki-laki.
- Komisi Penyelidikan Independen PBB melaporkan bahwa pasukan Israel secara sengaja menargetkan anak-anak di Jalur Gaza.
- UNICEF mencatat setidaknya 300 anak syahid di Gaza dalam sekitar 300 hari sejak 'gencatan senjata' diumumkan pada 10 Oktober 2025.
- Rata-rata satu anak syahid setiap hari sejak 'gencatan senjata' tersebut, menurut Edouard Beigbeder dari UNICEF.
- Pada 2 Agustus, warga menemukan jenazah bayi yang belum lahir dari balik reruntuhan di wilayah barat Kota Gaza.
- Serangan pada 2 Agustus tersebut menewaskan seorang perempuan hamil, suaminya, dan putra mereka yang berusia lima tahun.
- Lebih dari 64.000 anak tewas atau terluka di Gaza antara 7 Oktober 2023 dan 7 Oktober 2025, menurut data PBB.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.