Bandung Zoo Siapkan Tirai hingga Isolasi Satwa Imbas Abu Vulkanik
Bandung Zoo melakukan mitigasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan mengisolasi satwa ke kandang tertutup, memasang tirai atau plastik pada kandang burung, serta menyemprotkan air ke kandang. Hingga saat ini, kondisi satwa masih terlindungi karena pepohonan di kawasan zoo menyaring abu vulkanik. Sebelumnya, BMKG melaporkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menjangkau Jakarta, Lampung, Banten, dan Jawa Barat pada Senin (7/9).
Poin-Poin Utama
- Bandung Zoo menerapkan mitigasi perlindungan satwa dari dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Mitigasi mencakup isolasi satwa ke kandang tertutup untuk menghindari paparan abu.
- Bandung Zoo akan memasang tirai atau plastik menutupi kandang satwa tanpa kamar tertutup.
- Penyemprotan kandang dan kawasan kebun binatang disiapkan sebagai mitigasi tambahan.
- Hingga Senin (7/9), paparan abu di Bandung Zoo belum terasa karena pepohonan menyaring abu.
- Gunung Anak Krakatau erupsi sejak Jumat (4/9) malam.
- Abu vulkanik GAK menyebar ke arah Jakarta, Lampung, dan Jawa Barat pada Senin (7/9).
- BMKG melaporkan sebaran abu pada dua lapisan ketinggian dengan arah berbeda.
- Sebaran 1 di lapisan rendah (15.000 kaki/4,57 km) bergerak ke Tenggara–Barat Laut.
- Sebaran 1 berpotensi mempengaruhi kualitas udara dan jarak pandang di wilayah terdampak.
- Sebaran 2 di lapisan tinggi (50.000 kaki/15,24 km) bergerak ke Barat Daya–Barat.
- Sebaran 2 terutama berdampak pada penerbangan karena jalur lintasan pesawat udara.
- Wilayah terdampak sebaran 1 meliputi Banten, Jawa Barat, dan sekitarnya.
- Wilayah terdampak sebaran 2 meliputi Samudra Hindia Barat–Barat Daya Bengkulu, Lampung, dan Banten.
- BMKG memprediksi sebaran abu pada Senin pagi semakin meluas ke arah Barat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.