Antisipasi Abu Vulkanik, Bandung Zoo Isolasi Satwa di Kandang Tertutup
Pengelola Bandung Zoo mengisolasi satwa ke kandang tertutup dan memasang tirai untuk mencegah paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang melanda wilayah Bandung sejak 4 September 2026. Jenis satwa yang biasanya ditampilkan di kandang peraga dan memiliki kandang malam tidak akan dikeluarkan, dengan opsi penutupan menggunakan tirai atau plastik. Meskipun demikian, kondisi satwa saat ini masih relatif terlindungi karena banyaknya pepohonan di kawasan Bandung Zoo yang menyaring abu vulkanik.
Poin-Poin Utama
- Bandung Zoo akan isolasi satwa ke kandang tertutup imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Pengelola rencana pasang tirai atau plastik di kandang cegah abu terhirup satwa.
- Satwa exhibit yang punya kandang malam tidak akan dikeluarkan.
- Penyemprotan akan dilakukan ke kandang dan kawasan Bandung Zoo.
- Rohmat, pengurus Bandung Zoo, sampaikan rencana pada Senin (7/9/2026).
- Kondisi satwa Bandung Zoo saat ini masih terlindungi dari paparan abu vulkanik.
- Banyaknya pepohonan di kawasan Bandung Zoo disebut jadi penyaring alami abu vulkanik.
- Erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi sejak Jumat (4/9/2026) dan berlangsung terus-menerus.
- Abu vulkanik dari erupsi menjalar ke wilayah barat termasuk Jawa Barat.
- PVMBG imbau masyarakat waspada dan gunakan masker.
- Wilayah terdampak sebaran abu mencakup Bandung Raya.
- Rencana isolasi libatkan kandang tertutup untuk kategori satwa tertentu.
- Tirai tambahan disiapkan khusus untuk kandang burung.
- Pengelola belum terima laporan dampak signifikan abu vulkanik di Bandung Zoo.
- Pohon di sekitar kandang dinilai masih efektif menyaring partikel abu vulkanik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.