Cuan Pedagang Pasar Pramuka Jual Ratusan Boks Masker Imbas Abu Vulkanik
Penjualan masker di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, melonjak drastis hingga ratusan boks terjual imbas sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang masuk ke wilayah Jakarta. Penjual mengaku stok masker di kios maupun distributor mulai kosong, sehingga harga naik sekitar 5 persen karena tingginya permintaan. BMKG melaporkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih menyebar ke sejumlah wilayah termasuk Jakarta berdasarkan citra Himawari-9 pada 7 September 2026.
Poin-Poin Utama
- Penjualan masker di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, naik drastis imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Kenaikan penjualan terjadi sejak Minggu (6/9/2026).
- Penjual bernama Gilang melaporkan 100–200 boks masker terjual sejak kemarin.
- Masker jenis KN95 dan earloop menjadi yang paling banyak diminta pembeli.
- Stok masker di kios Gilang hampir habis, distributor juga dilaporkan kosong.
- Harga masker di kios Gilang naik sekitar 5 persen dari harga biasa.
- Penjual lain bernama Putri juga melaporkan kenaikan penjualan sejak abu Krakatau masuk Jakarta.
- Putri menyebut lebih dari 100 boks masker terjual.
- Masker duckbill di kios Putri dijual Rp 40.000 per boks isi 50 buah.
- Masker bedah karet di kios Putri dijual Rp 45.000 per boks isi 50 buah.
- Pada Senin (7/9) pukul 11.30 WIB, warga terlihat ramai mencari masker di Pasar Pramuka.
- Aktivitas pembeli membuat beberapa lorong pasar menjadi lebih sempit dari biasanya.
- BMKG mencatat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih menyebar hingga Jakarta per pukul 06.00 WIB pada 7 September 2026.
- BMKG mengidentifikasi dua klaster sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Ketinggian abu tercatat mencapai 15.000 ft atau 4,57 km ke arah tenggara–barat laut.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.