Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Beras SPHP Ganti Nama Jadi Beras Kita Medium, Diluncurkan 20 Oktober 2026

Senin, 7 September 2026, 15:01 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Perum Bulog mengganti nama dan kemasan beras SPHP menjadi Beras Kita Medium, yang dijadwalkan diluncurkan pada 20 Oktober 2026 untuk memperkuat identitas beras pemerintah dan meningkatkan daya saing dengan produk swasta. Nama Beras Kita, singkatan dari Keluarga Indonesia Sejahtera, mengikuti identitas produk pangan pemerintah lain seperti Minyakita, dengan tulisan SPHP tetap dicantumkan sebagai keterangan program. Beras Kita akan hadir dalam dua varian, yaitu Beras Kita Medium bersubsidi dan Beras Kita Premium tanpa subsidi, dengan peluncuran dilakukan bertahap sambil tetap menyalurkan kemasan lama yang masih tersedia.

Poin-Poin Utama

  • Beras SPHP ganti nama jadi Beras Kita Medium, peluncuran 20 Oktober 2026.
  • Perum Bulog umumkan perubahan di Jakarta, Senin (7/9/2026).
  • Nama Beras Kita kependekan dari Keluarga Indonesia Sejahtera.
  • Tulisan SPHP tetap dicantumkan di kemasan baru sebagai keterangan program.
  • Tulisan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dicetak lebih kecil.
  • Beras Kita Medium dapat subsidi pemerintah lewat program SPHP.
  • Beras Kita Premium tidak dapat subsidi.
  • Pemerintah belum beri arahan soal skema SPHP premium.
  • Beras Kita punya dua varian: Medium dan Premium.
  • Kemasan SPHP lama masih diedarkan bertahap agar tidak terbuang.
  • Tujuan perubahan: perkuat identitas beras pemerintah dan daya saing lawan produk swasta.
  • Bulog komitmen tingkatkan mutu beras, bukan hanya ubah kemasan.
  • Penamaan mengikuti pola produk pangan pemerintah lain seperti Minyakita dan Gula Manis Kita.
  • Direktur Utama Bulog: Ahmad Rizal Ramdhani.
  • Target ke depan: Beras Kita Medium untuk bersubsidi, Beras Kita Premium untuk segmen premium.
Tagar Terkait
#bulog#beras sphp#beras premium#minyakita#beras kita#beras medium#stabilisasi harga pangan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya