Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Humaniora Netral

Cuaca Buruk, Kasus ISPA di Garut Meningkat Signifikan, Capai 5.921 Orang sepanjang 2026

Senin, 7 September 2026, 18:43 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Kasus ISPA di Garut meningkat signifikan menjadi 5.921 pasien sepanjang Januari–Agustus 2026 akibat cuaca tidak menentu, khususnya musim kemarau panjang dengan udara panas dan debu, serta diperburuk paparan asap rokok. Pasien didominasi balita dan anak-anak dengan gejala batuk, pilek, hidung tersumbat, dan sulit bernapas, meski umumnya berangsur sembuh setelah mendapat penanganan. Dinas Kesehatan Garut mengimbau masyarakat menerapkan PHBS dan disiplin memakai masker, serta memastikan fasilitas kesehatan tetap siaga melayani pasien.

Poin-Poin Utama

  • Kasus ISPA di Kabupaten Garut meningkat signifikan akibat cuaca buruk sepanjang 2026.
  • Tercah 5.921 pasien ISPA ditangani di RSUD dr Slamet dan puskesmas periode Januari–Agustus 2026.
  • Musim kemarau panjang menjadi pemicu utama lonjakan kasus ISPA.
  • Pasien dominan berasal dari kelompok balita dan anak-anak.
  • Penyakit menyerang warga dari berbagai kelompok usia, termasuk remaja dan orang tua.
  • Gejala yang dilaporkan meliputi batuk, hidung tersumbat, sulit bernapas, suara serak, dan nafsu makan menurun.
  • Gejala umum lainnya termasuk flu, bersin, hidung meler, dan sakit tenggorokan.
  • Rata-rata kondisi pasien berangsur sembuh setelah mendapat penanganan medis.
  • Paparan asap rokok turut memperburuk kondisi kesehatan pernapasan masyarakat.
  • Perubahan cuaca mendadak juga memicu batuk, flu, diare, dan kambuhnya asma.
  • Dinas Kesehatan Garut meminta masyarakat kembali disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Dinas Kesehatan Garut mengimbau masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
  • Faktor risiko utama kondisi pernapasan adalah udara panas dan berdebu.
  • Fasilitas kesehatan di Garut dipastikan tetap siaga melayani pasien setiap hari.
  • Pernyataan resmi disampaikan oleh Kepala Bidang P2P Dinkes Garut, Asep Surahman, pada Senin (7/9/2026).
Tagar Terkait
#kesehatan#ispa#dinas kesehatan#cuaca buruk#kabupaten garut#infeksi saluran pernapasan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya