Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Negatif

Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau masih Dirasakan Warga di Kota Tasikmalaya

Kamis, 10 September 2026, 00:26 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

anak, dan lansia. Ia mengimbau masyarakat mengenakan masker, topi, jaket, dan kacamata sebagai langkah antisipasi dini.

Poin-Poin Utama

  • Warga Kota Tasikmalaya minta Dinkes bagikan masker gratis dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Abu vulkanik sebabkan perih dan mata merah pada pengguna motor.
  • Warga bernama Maman, 66, alami keluhan mata setelah kendarai motor.
  • Perih mata dirasakan makin parah setelah lama berkendaraan.
  • Pernyataan Maman diberikan pada Rabu, 9 September.
  • Staf Ahli Uus Supangat jelaskan debu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Debu vulkanik diklaim mengandung komponen silika atau serpihan kaca hingga gas.
  • Debu vulkanik juga mengandung zat kimia, sulfur, dan kristal mineral.
  • Debu vulkanik tidak larut dalam air, beda dari debu rumah tangga.
  • Kelompok rentan terdampak: penderita asma, penyakit paru, anak-anak, dan lansia.
  • Partikel halus berpotensi sebabkan iritasi mata.
  • Imbauan pelindung: masker, topi, jaket, dan kaca mata.
  • Dinkes Kota Tasikmalaya belum turun tangan membagikan masker.
  • Sebaran abu vulkanik disebut tidak parah, tapi butuh antisipasi dini.
  • Tindakan pencegahan paling efektif saat ini: pakai masker saat keluar rumah.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#kesehatan#masker#dinas kesehatan#tasikmalaya
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya