Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Budaya Positif

Promosi Budaya Henan dan Pameran Heluo Pererat Hubungan Tiongkok-Indonesia di Bandung

Senin, 7 September 2026, 19:55 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo digelar di Bandung pada 3 September 2026, dihadiri lebih dari 100 perwakilan dari pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga budaya Indonesia untuk mempererat hubungan kebudayaan kedua negara melalui lima rute wisata tematik Henan. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyambut baik inisiatif ini dan menekankan kesamaan budaya sebagai modal kerja sama, sementara rangkaian pop-up budaya di Jakarta dan Bandung memperkenalkan warisan budaya takbenda seperti seni potong kertas, Shaolin, dan keramik Tang Sancai. Acara ditutup dengan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk meningkatkan arus wisatawan dan memperkuat pemahaman lintas budaya.

Poin-Poin Utama

  • Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo digelar di Bandung, Jawa Barat, pada 3 September 2026.
  • Acara dihadiri lebih dari 100 perwakilan dari pejabat pemerintah Indonesia, pelaku usaha, media, asosiasi bisnis Tionghoa perantauan, serta lembaga kebudayaan dan pariwisata.
  • Fokus utama acara memperkenalkan daya tarik Henan, termasuk kota-kota kuno bersejarah, seni bela diri, porselen, dan aksara Tionghoa.
  • Pemerintah Henan merancang lima rute wisata tematik untuk menarik wisatawan Indonesia.
  • Rute pertama adalah The Center of Heaven and Earth, mengeksplorasi pusat peradaban kuno dan situs bersejarah.
  • Rute kedua adalah Kung Fu in the Central Plains, untuk wisata seni bela diri dan tradisi Shaolin.
  • Rute ketiga adalah Poetic Land of Henan, menelusuri jejak sastra dan keindahan alam puitis.
  • Rute keempat adalah Craftsmanship of the Heluo Region, menonjolkan kerajinan tangan, porselen, dan seni rupa.
  • Rute kelima adalah A Culinary Journey to the Roots, wisata gastronomi hidangan autentik Henan.
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyambut baik inisiatif kerja sama budaya ini.
  • Kegiatan pop-up budaya digelar selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September, di Jakarta dan Bandung.
  • Lokasi pop-up mencakup pusat perbelanjaan, universitas, dan landmark budaya.
  • Warisan Budaya Takbenta yang dipamerkan meliputi seni potong kertas, budaya dupa, pengobatan tradisional cedera tulang, upacara minum teh, pembuatan keramik Tang Sancai, seni bela diri, dan musik tradisional Tiongkok.
  • Pameran Budaya Heluo menampilkan sejarah musik, asal-usul marga Tionghoa, dan perkembangan terbaru pariwisata.
  • Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat pemahaman lintas budaya kedua negara.
Tagar Terkait
#jawa barat#bandung#pariwisata#tiongkok#pameran#budaya#diplomasi budaya#henan#heluo
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya