Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Positif

Belanja RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Belum Termasuk Tambahan Anggaran K/L

Senin, 7 September 2026, 20:28 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kenaikan target belanja negara sebesar Rp9,1 triliun dalam postur sementara RAPBN 2027 (menjadi Rp4.106,3 triliun) belum mencakup permintaan tambahan anggaran dari kementerian/lembaga karena keterbatasan sumber daya. Peningkatan hanya terjadi pada pos belanja pemerintah pusat dan K/L, sementara pendapatan negara serta hibah turut dinaikkan Rp9,1 triliun menjadi Rp3.435,1 triliun. Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027 dengan defisit 2,40% PDB serta berbagai asumsi makro lainnya.

Poin-Poin Utama

  • Belanja negara RAPBN 2027 dinaikkan Rp9,1 triliun dari Rp4.097,2 triliun menjadi Rp4.106,3 triliun.
  • Kenaikan Rp9,1 triliun belum termasuk tambahan anggaran permintaan K/L.
  • Belanja pemerintah pusat naik dari Rp3.362,2 triliun menjadi Rp3.371,3 triliun.
  • Belanja K/L naik dari Rp1.504,7 triliun menjadi Rp1.513,8 triliun.
  • Proyeksi pendapatan negara dan hibah naik Rp9,1 triliun dari Rp3.426 triliun menjadi Rp3.435,1 triliun.
  • Target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2027 sebesar 6% year on year.
  • Target pertumbuhan 2027 lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4%.
  • Belanja negara 2027 ditargetkan Rp4.097,2 triliun, naik dari Rp3.842,7 triliun pada APBN 2026.
  • Pendapatan negara 2027 diperkirakan Rp3.426 triliun, naik dari Rp3.153,6 triliun pada APBN 2026.
  • Pembiayaan 2027 direncanakan Rp671,2 triliun dengan defisit 2,40% PDB.
  • Defisit 2027 menurun dari rencana APBN 2026 sebesar 2,68% PDB.
  • Inflasi 2027 dijaga pada kisaran 2,5%.
  • Suku bunga SBN 10 tahun 2027 diperkirakan 6,9%.
  • Nilai tukar rupiah 2027 dikisaran Rp17.500 per dolar AS.
  • Harga minyak mentah Indonesia 2027 diestimasi 75 dolar AS per barel.
Tagar Terkait
#dpr ri#purbaya yudhi sadewa#pertumbuhan ekonomi#kementerian keuangan#rapbn 2027#anggaran negara#belanja negara
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya