Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Ekstrem Kanan Terus Menguat di Jerman

Senin, 7 September 2026, 22:04 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Anhalt dengan 43,8 persen suara, melewati CDU yang hanya memperoleh 17,2 persen, sehingga mengancam popularitas pemerintahan Kanselir Friedrich Merz. Kemenangan ini menandai penguatan ekstrem kanan di Jerman, meski AfD belum dapat membentuk pemerintahan karena tidak mencapai mayoritas; partainya tetap menjadi kekuatan nasional terbesar dengan agenda pembatasan imigrasi, deportasi, pengurangan dukungan bagi Ukraina, dan pemulihan hubungan dengan Rusia.

Poin-Poin Utama

  • Partai Alternatif untuk Jerman (AfD) meraih 43,8 persen suara dalam pemilu negara bagian Saxony-Anhalt pada 6 September 2026.
  • Uni Demokratik Kristen (CDU) memperoleh 17,2 persen suara di Saxony-Anhalt.
  • Saxony-Anhalt memiliki 2,1 juta penduduk.
  • Partisipasi pemilih dalam pemilu mencapai 77,8 persen.
  • Partisipasi pemilih naik dari 60 persen pada pemilu lima tahun sebelumnya.
  • AfD kekurangan tiga kursi untuk meraih mayoritas parlemen.
  • Partai BSW lolos ambang batas parlemen Saxony-Anhalt.
  • AfD berdiri pada tahun 2013.
  • CDU merupakan partai konservatif kanan-tengah yang mengusung Kanselir Friedrich Merz.
  • Koalisi pemerintah Jerman saat ini dipimpin oleh Kanselir Friedrich Merz dari CDU.
  • Pemilu federal berikutnya dijadwalkan pada 2029.
  • Ulrich Siegmund (35) merupakan bakal calon Gubernur Saxony-Anhalt dari AfD.
  • Alice Weidel menjabat sebagai Ketua Bersama Nasional AfD.
  • Saxony-Anhalt merupakan wilayah bekas Komunis.
  • AfD mendorong pembatasan imigrasi, pemulihan hubungan dengan Rusia, pengurangan dukungan untuk Ukraina, dan penghentian penggunaan euro.
Tagar Terkait
#imigrasi#jerman#afd#saxony-anhalt#pemilu negara bagian#friedrich merz#ekstrem kanan#cdu
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya