Prabowo Dorong Semua Warga Punya Rekening, Bantuan Pemerintah Bakal Disalurkan Langsung
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya memastikan setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank guna memperkuat inklusi dan literasi keuangan, dengan menugaskan bank Himbara seperti BRI dan BSI untuk menyiapkan rekening. Data kependudukan dari dukcapil akan dipadankan dengan sistem Bank Indonesia melalui QRIS untuk memperluas jangkauan kepemilikan rekening. Ke depan, berbagai program bantuan pemerintah akan disalurkan langsung ke rekening masyarakat.
Poin-Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto memimpin ratas di Istana Kepresidenan RI pada Senin (7/9).
- Prabowo memerintahkan setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank.
- Tingkat inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,62% berdasarkan survei OJK dan BPS.
- Tingkat literasi keuangan Indonesia tercatat sebesar 63,57%.
- Kedua angka tersebut disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers.
- Airlangga menyatakan capaian Indonesia relatif baik dibandingkan negara-negara OECD.
- Prabowo menugaskan bank-bank Himbara, khususnya BRI dan BSI, menyiapkan rekening untuk masyarakat.
- Data dukcapil akan dipadankan dengan sistem Bank Indonesia untuk payment system dan gateway system.
- Pemadanan data tersebut akan memanfaatkan QRIS untuk memperluas inklusi keuangan.
- Ke depan, bantuan pemerintah akan disalurkan langsung ke rekening masyarakat.
- Ratas dimulai pukul 15.30 WIB dan berakhir pukul 19.00 WIB.
- Pejabat yang hadir mencakup Menko Perekonomian, Menko Pangan, Menteri Investasi, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas.
- Turut hadir Menteri ESDM, Menteri Perumahan, Menteri Pertanian, dan Wamentan/Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa.
- Hadir pula Kepala Badan Pengaturan BUMN/COO Danantara, Kepala BPS, dan Dirut BRI, Mandiri, BNI, BTN, serta BSI.
- Rapat juga dihadiri Menkominfo, Seskab, Mendagri, Menkeu, eks Menkeu Fuad Bawazier, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.