Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Abu Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 2.961 Penerbangan, 341 Ribu Penumpang Terdampak

Selasa, 8 September 2026, 05:48 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebabkan penutupan tujuh bandara di Jawa dan Sumatra serta melumpuhkan 2.961 penerbangan (2.339 domestik dan 622 internasional), berdampak pada sekitar 341.000 penumpang yang terlantar hingga Senin (7/9) sore. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan penutupan diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB sebagai langkah konservatif karena kondisi angin yang dinamis dapat membawa abu ke area bandara, meskipun uji awal endapan abu menunjukkan hasil negatif. Kementerian Perhubungan menunggu izin resmi dari Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, sementara kru darat dan maskapai melakukan pembersihan landasan pacu serta inspeksi pesawat untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Poin-Poin Utama

  • Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau melumpuhkan total 2.961 penerbangan domestik dan internasional per Senin (7/9) sore.
  • Jumlah tersebut terdiri dari 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional.
  • Sekitar 341.000 penumpang terdampak dan dilaporkan terdampar.
  • Tujuh bandara regional ditutup dan diperpanjang hingga Senin pukul 23.59 WIB.
  • Bandara yang ditutup mencakup Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta.
  • Bandara Radin Inten II dan Bandara Muhammad Taufiq Kiemas di Lampung juga ditutup.
  • Bandara Pondok Cabe dan Bandara Budiarto di Banten ikut ditutup.
  • Bandara Husein Sastranegara di Jawa Barat termasuk bandara yang ditutup.
  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan data gangguan operasional tersebut.
  • Gangguan meliputi pembatalan, penundaan, dan pengalihan rute penerbangan.
  • Uji awal endapan abu di beberapa fasilitas sisi udara menunjukkan hasil negatif.
  • Izin pembukaan bandara menunggu rekomendasi resmi dari Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, Australia.
  • Kru darat bandara memeriksa landasan pacu, taxiway, dan apron dari partikel abu.
  • Maskapai penerbangan melakukan inspeksi mesin dan badan pesawat bebas dari partikel abu vulkanik.
  • Kementerian Perhubungan menyatakan pendekatan konservatif diambil karena kondisi angin sangat dinamis.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#penerbangan#bandara#dudy purwagandhi#kementerian perhubungan#vaac darwin
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya