Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Netral

Iran Pamer Rudal Ganas, Eksekutor Doktrin Preemptive: 'Hantam Musuh sebelum Menyerang'

Selasa, 8 September 2026, 07:38 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Iran memamerkan rudal balistik baru bernama Qassem Basir yang diklaim menjadi eksekutor doktrin preemptive, yaitu menyerang musuh sebelum ancaman diluncurkan. Rudal tersebut dilaporkan menggunakan bahan bakar padat dengan jangkauan sekitar 1.200 km dan hulu ledak seberat setengah ton. Pengungkapan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS setelah Iran meluncurkan rudal ke arah kapal perang Amerika di tengah eskalasi konflik maritim yang berlangsung selama enam bulan.

Poin-Poin Utama

  • Media pemerintah Iran merilis rudal balistik baru Qassem Basir pada Senin.
  • Qassem Basir menjalankan doktrin preemptive, menyerang ancaman sebelum ancaman diluncurkan.
  • Qassem Basir memakai bahan bakar padat, berbeda dari rudal Iran sebelumnya.
  • Mohsen Rezaei, Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, umumkan rudal via televisi negara.
  • Rezaei klaim rudal sudah diuji terhadap kapal perang Amerika Serikat.
  • Belum terkonfirmasi apakah rudal uji itu Qassem Basir.
  • Rudal Qassem Basir punya hulu ledak seberat setengah ton.
  • Rudal Qassem Basir punya jangkauan sedikitnya 1.200 kilometer atau 745 mil.
  • Rudal Qassem Basir diperkenalkan tahun lalu.
  • Laporan sebut Qassem Basir titik balik strategi pertahanan Iran.
  • Pada Sabtu, Amerika Serikat bilang Iran luncurkan rudal ke kapal induk dan kapal perang AS.
  • AS merespons dengan menyerang tiga kapal tanker minyak Iran.
  • AS klaim kapal perangnya berhasil hindari rudal Iran.
  • Selama enam bulan perang, serangan laut Iran sebelumnya hanya targetkan kapal komersial.
  • Pakar sebut peluncuran rudal baru Iran sebagai eskalasi berbahaya.
Tagar Terkait
#iran#selat hormuz#as#rudal balistik#mohsen rezaei#qassem basir#doktrin preemptive
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya