Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Netral

Raja Charles Tegaskan Harry-Meghan Tetap Warga Biasa, Yordania Hancurkan 18 Rudal Iran

Rabu, 9 September 2026, 19:45 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Raja Charles III menegaskan Pangeran Harry dan Meghan Markle tetap warga biasa yang 'berdiri sendiri' meski pindah ke Inggris, dengan gelar 'Yang Mulia' tetap ditangguhkan dan tidak mewakili kerajaan di depan publik. Di sisi lain, Yordania menghancurkan 18 dari 20 rudal balistik Iran yang menyasar pangkalan militer Yordania sebagai balasan atas serangan AS terbaru. Berita lain mencakup ancaman Israel perang habis-habisan terhadap Otoritas Palestina di Tepi Barat, vonis mati mantan Gubernur Shanxi karena suap Rp 387 miliar, serta jatuhnya heli medis 'flying doctor' di Sarawak yang menewaskan lima orang akibat kabut asap karhutla Kalimantan.

Poin-Poin Utama

  • Yordania sistem pertahanan udara cegat dan hancurkan 18 rudal balistik dari Iran pada Rabu (9/9/2026) dini hari.
  • Total 20 rudal balistik Iran targetkan wilayah Yordania.
  • Iran luncur rudal ke pangkalan militer Yordania sebagai balasan serangan terbaru Amerika Serikat.
  • Menteri Katz ancam perang habis-habisan jika Otoritas Palestina atau afiliasinya lakukan serangan besar mirip 7 Oktober 2023 di Tepi Barat.
  • Mantan Gubernur Shanxi, Jin Xiangjun, dihukum mati dengan penangguhan dua tahun oleh Pengadilan Rakyat Menengah Xinyang, Henan.
  • Jin Xiangjun terbukti terima suap 148 juta Yuan atau setara Rp 387,2 miliar.
  • Jin Xiangjun dicabut hak politik seumur hidup dan hartanya disita seluruhnya.
  • Helikopter medis flying doctor jatuh di dekat lapangan terbang Long Lellang, Sarawak utara, padaSelasa (8/9) waktu setempat.
  • Lima orang di dalam helikopter tewas termasuk staf medis.
  • Kabut asap karhutla Kalimantan persulit pencarian lokasi jatuhnya helikopter.
  • Raja Charles III tegaskan Pangeran Harry dan Meghan Markle tetap warga negara biasa dan berdiri sendiri.
  • Harry dan Meghan dilarang pakai gelar His/Her Royal Highness atau Yang Mulia, status masih ditangguhkan.
  • Harry dan Meghan disebut tidak mewakili kerajaan saat tampil di depan umum.
  • Surat Raja Charles dikeluarkan padaSelasa (8/9) waktu setempat.
  • Kabar kepindahan Harry-Meghan kembali ke Inggris kejutkan publik.
Tagar Terkait
#korupsi#iran#israel#palestina#tepi barat#china#malaysia#yordania#pangeran harry#meghan markle#sarawak#rudal balistik#keluarga kerajaan inggris#hukuman mati#raja charles iii#kecelakaan helikopter
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya