Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kesehatan Negatif

Benarkah Sarapan Tiga Butir Kurma Baik untuk Pencernaan?

Selasa, 8 September 2026, 10:17 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Pakar gizi Avery Zenker menyebut kurma mengandung serat dan nutrisi yang mendukung pencernaan, mengatur gula darah, serta menyediakan energi, namun tidak ada bukti ilmiah bahwa menyantap tiga butir kurma di pagi hari merupakan cara atau jumlah terbaik. Kandungan utama yang mendukung pencernaan adalah serat, baik larut maupun tidak larut, di mana tiga kurma Medjool menyediakan sekitar 5 gram serat total. Manfaat kurma tetap sama baik dikonsumsi pagi, siang, maupun sore hari, dan sebuah penelitian kecil menunjukkan konsumsi tujuh kurma per hari selama tiga minggu meningkatkan frekuensi buang air besar.

Poin-Poin Utama

  • Kurma mengandung serat dan nutrisi yang mendukung pencernaan.
  • Pakar gizi Avery Zenker menyatakan klaim waktu terbaik makan kurma tidak memiliki bukti ilmiah.
  • Tiga butir kurma disebut sebagai porsi yang wajar, bukan jumlah wajib.
  • Kurma menyediakan energi dan membantu mengatur gula darah.
  • Manfaat kurma tetap sama baik disantap pagi, siang, maupun sore hari.
  • Kurma bisa menjadi pengganti karbohidrat olahan jika dikonsumsi siang atau malam hari.
  • Tiga buah kurma Medjool menyediakan sekitar 5 gram serat total.
  • Kurma mengandung serat larut dan serat tidak larut.
  • Serat tidak larut membantu mendorong buang air besar yang sehat menurut TeLorenzo.
  • Serat larut membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.
  • Serat menambah volume tinja dan menjaga pergerakan sisa pencernaan.
  • Penelitian kecil menemukan konsumsi tujuh kurma per hari selama tiga minggu meningkatkan frekuensi buang air besar.
  • Penelitian tersebut tidak membuktikan tiga kurma sebagai jumlah paling efektif.
  • Pakar TeLorenzo berasal dari Russell Sage College.
  • Kurma bermanfaat sebagai penambah energi sebelum aktivitas fisik.
Tagar Terkait
#kesehatan#gizi#serat#kurma#sarapan#pencernaan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya