Waspada Kekeringan! Waduk Terbesar New Mexico Surut ke Titik Terendah dalam 55 Tahun
Waduk Elephant Butte, waduk terbesar di New Mexico yang dibangun tahun 1916 untuk irigasi Sungai Rio Grande, mengalami penyusutan drastis hingga titik terendah dalam 55 tahun terakhir dengan volume air di bawah 5 persen dari kapasitas 2,2 juta acre-feet. Penurunan ini dipicu kekeringan berkepanjangan, minimnya curah hujan, menipisnya salju pegunungan, dan peningkatan suhu udara, sehingga mengancam pasokan air pertanian, kebutuhan masyarakat, kualitas ekosistem sungai, serta sektor pariwisata di New Mexico dan barat Texas. Para ilmuwan menilai fenomena ini bagian dari megadrought di Amerika Utara dan mendesak penguatan strategi pengelolaan air berkelanjutan serta efisiensi irigasi.
Poin-Poin Utama
- Waduk Elephant Butte di New Mexico surut ke titik terendah dalam 55 tahun terakhir.
- Data pemantauan berasal dari satelit Landsat milik NASA dan USGS.
- Kapasitas puncak waduk pada pertengahan 1990-an mencapai sekitar 2,2 juta acre-feet.
- Volume tampungan saat ini menyusut di bawah 5 persen dari total kapasitas.
- Waduk dibangun pada tahun 1916 untuk mengendalikan Sungai Rio Grande dan irigasi.
- Penyebab utama: minimnya curah hujan, menipisnya snowpack pegunungan, dan suhu udara meningkat.
- Kekeringan mengancam pasokan air untuk ribuan hektar lahan pertanian di New Mexico dan barat Texas.
- Aliran air berkurang meningkatkan konsentrasi garam dan menurunkan kualitas air.
- Spesies ikan dan satwa liar di koridor sungai terancam keberlangsungan hidupnya.
- Sektor pariwisata dan rekreasi air di sekitar waduk mengalami penurunan aktivitas signifikan.
- Kondisi ini disebut sebagai fenomena megadrought yang melanda Amerika Utara.
- Dampak merupakan bagian dari krisis iklim berkepanjangan di wilayah barat daya AS.
- Strategi yang disarankan: penguatan pengelolaan air berkelanjutan dan efisiensi irigasi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.