BMKG: Kemarau di Jateng Selatan Berpotensi Hingga Oktober 2026 akibat El Nino
BMKG memprakirakan musim kemarau di Jawa Tengah bagian selatan, khususnya Cilacap dan sekitarnya, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat yang ditunjukkan oleh indeks ENSO rata-rata tiga bulanan Juni-Agustus sebesar 2,2. Meskipun awal September muncul hujan lokal sporadis dengan curah hujan sangat minim (0-3 mm), kondisi tersebut belum memenuhi kriteria awal musim hujan sehingga beberapa wilayah Cilacap masih tercatat mengalami kekeringan ekstrem hingga 60 hari tanpa hujan. BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah di Semarang masih akan merilis penetapan resmi awal musim hujan untuk wilayah tersebut.
Poin-Poin Utama
- BMKG prediksi kemarau Jateng selatan, terutama Cilacap, berlangsung hingga Oktober 2026.
- Penyebab: fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat.
- Hujan sangat ringan tercatat 7 dan 8 September 2026, sifatnya lokal dan sporadis.
- Curah hujan 7 September: Nusawungu 1 mm, Binangun 2 mm, Maos 2 mm, Jeruklegi 1 mm.
- Curah hujan 8 September: Kroya 1 mm, Nusawungu 1 mm, Dayeuhluhur 3 mm.
- Awal musim hujan ditetapkan jika curah hujan >50 mm per dasarian selama tiga dasarian berturut-turut.
- Normal curah hujan dasarian pertama September periode 1991-2020: 36 mm.
- Curah hujan dasarian pertama September 2026 di Stasiun Tunggul Wulung tercatat 0 mm per 9 September 2026.
- Indeks ENSO rata-rata tiga bulanan Juni-Agustus 2026: 2,2 (El Nino sangat kuat).
- Cilacap Tengah dan Timur: Kekeringan Ekstrem (>60 hari tanpa hujan) per 31 Agustus 2026.
- Cilacap Selatan: Kekeringan Sangat Panjang (31-60 hari tanpa hujan) per 31 Agustus 2026.
- Cilacap Barat: kategori 6-20 hari tanpa hujan per 31 Agustus 2026.
- Prakiraan curah hujan Cilacap September 2026: 0-20 mm per bulan.
- Prakiraan curah hujan wilayah selatan September 2026: 21-50 mm per bulan.
- Awal musim hujan normal di Cilacap dasarian ketiga September, berpotensi mundur ke Oktober 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.