Kemenkes Kirim 160 Nakes Batch 2 ke NTT Perkuat Psikososial Korban Gempa
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberangkatkan 160 tenaga kesehatan (nakes) Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 2 ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperkuat pemulihan pascagempa, dengan fokus utama pada layanan psikososial, kesehatan mental, dan trauma healing bagi penyintas, khususnya di empat kabupaten terdampak. Selain memberikan edukasi dan pendampingan, para nakes juga bertugas di puskesmas, dua rumah sakit lapangan, merawat pasien pascaoperasi, serta membantu tim surveilans mengidentifikasi potensi penyakit menular di lokasi pengungsian. Dengan pengiriman ini, total nakes Kemenkes yang dikerahkan ke NTT mencapai lebih dari 360 personel.
Poin-Poin Utama
- Kemenkes memberangkatkan 160 Tenaga Cadangan Kesehatan Batch 2 ke NTT.
- Sebanyak 160 nakes bertolak dari Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada 7 September.
- Tim akan menjalankan tugas selama 14 hari sesuai standar WHO.
- Fokus penugasan mencakup layanan psikososial dan kesehatan mental bagi penyintas gempa di Flores.
- Nakes akan memberikan edukasi, komunikasi, dan pendampingan trauma healing.
- Anak-anak dan warga dengan trauma akibat gempa menjadi kelompok prioritas pendampingan.
- Personel akan ditempatkan di Ngada, Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
- Nakes akan bekerja di puskesmas serta rumah sakit lapangan di Ruteng dan Ngada.
- Tim akan membantu perawatan pasien pascaoperasi.
- Dokter spesialis ortopedi dan bedah dari gelombang sebelumnya akan melanjutkan pekerjaan.
- Tim surveilans akan mendeteksi potensi penyakit menular di pengungsian dan wilayah terdampak.
- Kemenkes mewaspadai potensi Kejadian Luar Biasa dan wabah penyakit.
- Masa tanggap darurat berlangsung hingga 12 September 2026 dan dapat diperpanjang.
- Tahap pertama mengerah 206 nakes ke NTT.
- Total nakes yang dikerah Kemenkes mencapai lebih dari 360 personel.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.