Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kesehatan Negatif

Kemenkes Perkuat Pemantauan Kualitas Udara Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026, 10:30 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Hatta menunjukkan konsentrasi PM2.5 masih jauh di atas ambang batas aman. Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, memakai masker dan membatasi aktivitas luar ruangan untuk mencegah gangguan pernapasan. Hingga 6 September 2026, tercatat 16.759 kasus ISPA kumulatif di 4 provinsi dan 23 kabupaten/kota terdampak, dengan tren kasus 2026 lebih tinggi dibanding 2025.

Poin-Poin Utama

  • Kemenkes memperketat pemantauan kualitas udara pascaerupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono melakukan inspeksi lapangan di area luar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
  • Pengukuran menggunakan particulate counter menunjukkan konsentrasi PM2.5 masih jauh di atas ambang batas aman kesehatan.
  • Pada 8 September 2026, sejumlah titik di Bandara Soekarno-Hatta dan sekitarnya masih menunjukkan konsentrasi PM2,5 dan PM10 melebihi batas aman.
  • Pemantauan dilakukan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) dan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) menggunakan Air Quality Detector/Particulate Counter.
  • Hingga 6 September 2026 tercatat 16.759 kasus ISPA kumulatif di wilayah terdampak.
  • Kasus ISPA tersebar di 4 provinsi dan 23 kabupaten/kota.
  • Sebanyak 3.771 kasus ISPA terjadi pada kelompok usia 0–5 tahun.
  • Sebanyak 12.988 kasus ISPA terjadi pada usia di atas 5 tahun.
  • Kejadian ISPA tahun 2026 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025.
  • Partikel halus PM2,5 dapat terhirup hingga paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan.
  • Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dengan kualitas udara buruk.
  • Masyarakat diminta mengurangi aktivitas luar ruangan dan segera ke fasilitas kesehatan bila muncul gejala.
  • Kelompok rentan meliputi lansia, anak-anak, dan penderita penyakit tertentu harus meminimalkan aktivitas luar ruangan.
  • Kemenkes memantau kualitas udara dan dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#bandara soekarno-hatta#kualitas udara#ispa#kemenkes#pm2.5#dante saksono harbuwono
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya