Rusia-Korut Resmikan Jembatan Jalan Pertama, Perkuat Koneksi Strategis
Rusia dan Korea Utara meresmikan jembatan jalan pertama yang menghubungkan kedua negara pada Senin (07/09), membentang di atas Sungai Tumen di samping jembatan kereta api Persahabatan yang sudah ada sejak 1959. Pembangunan jembatan Yakov Novichenko ini dimulai April 2025 setelah disepakati saat kunjungan Putin ke Korut pada 2024, dengan harapan mendorong kerja sama ekonomi, perdagangan, dan pariwisata. Peresmian ini terjadi di tengah menguatnya kemitraan strategis kedua negara sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, di mana Korut juga mengirimkan tentara ke wilayah Kursk.
Poin-Poin Utama
- Rusia dan Korea Utara meresmikan jembatan jalan pertama yang menghubungkan kedua negara pada Senin (07/09).
- Jembatan itu membentang di atas Sungai Tumen.
- Jembatan jalan baru ini terletak di dekat Jembatan Persahabatan, jembatan kereta api yang diresmikan pada 1959.
- Rusia dan Korea Utara sebelumnya memiliki koneksi kereta api dan udara langsung, tetapi belum pernah memiliki jembatan jalan.
- Jembatan baru ini dinamai Yakov Novichenko, perwira Tentara Merah Soviet.
- Kerabat Novichenko hadir dalam upacara peresmian.
- Pembangunan jembatan dimulai pada April 2025.
- Proyek ini disepakati saat kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Korea Utara pada 2024.
- Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menyatakan jembatan baru ini akan mendorong pembangunan ekonomi, pariwisata, dan lapangan kerja.
- Mishustin menyampaikan sambutan melalui video, dikutip dari kantor berita TASS.
- Hubungan Moskow dan Pyongyang menguat secara signifikan sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022.
- Korea Utara mengirimkan ribuan tentara ke wilayah Kursk, Rusia, untuk membantu tentara Rusia.
- Pengiriman tentara Korut ke Rusia dilakukan untuk menangkis serangan Ukraina yang dilancarkan pada 2024.
- Artikel ini pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris.
- Artikel ini disunting oleh Prihardani Purba.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.