Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Cek Desil! Bantuan Beras 30 Kg Dilanjut hingga Desember 2026

Selasa, 8 September 2026, 14:57 WIB Sumber: Sindonews
Ukuran:

Pemerintah memperpanjang penyaluran Bantuan Pangan Beras hingga Desember 2026 untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya kelompok membutuhkan. Perum Bulog menyatakan kesiapan stok, jaringan pergudangan, dan operasional untuk menyalurkan bantuan alokasi Oktober–Desember 2026 kepada keluarga penerima manfaat. Keputusan ini merupakan hasil ratas bersama Presiden yang juga membahas kesiapan menghadapi potensi El Nino dan evaluasi program bantuan untuk menjaga daya beli serta ketahanan pangan.

Poin-Poin Utama

  • Government extended Rice Food Assistance distribution until December 2026.
  • Perum Bulog confirmed readiness of government rice stocks for the extension period.
  • Bulog will optimize all resources and operational networks for distribution.
  • Distribution covers allocations for October, November, and December 2026.
  • Bulog utilizes warehouse networks spread across various regions of Indonesia.
  • Perum Bulog President Director Ahmad Rizal Ramdhani spoke on Tuesday (8/9/2026).
  • Program targets Beneficiary Families (Keluarga Penerima Manfaat).
  • Bulog stated readiness to re-distribute rice assistance for the October-December period.
  • Extension demonstrates government attention to food needs of vulnerable groups.
  • Program aims to ease daily food fulfillment for Beneficiary Families.
  • Coordinating Minister for Economic Affairs Airlangga Hartarto commented on the decision.
  • Decision followed a limited cabinet meeting with the President.
  • Meeting discussed preparedness for potential El Nino phenomenon.
  • Government also evaluated other assistance programs requiring continuation.
  • Evaluation focuses on maintaining purchasing power and food security.
Tagar Terkait
#el nino#bansos#airlangga hartarto#bulog#bantuan pangan#beras
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya