Zelensky Klaim Rusia Siap Bernegosiasi
Presiden Ukraina Zelensky mengklaim Rusia menunjukkan kesiapan bernegosiasi untuk mengakhiri konflik, berdasarkan pembicaraan terpisah antara utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner dengan pemimpin Ukraina dan Rusia di Moskow serta Kyiv. Zelensky menyebut AS mendorong meredakan konflik menjelang musim dingin dengan proposal di bidang fasilitas energi, pengiriman gandum, serta ekspor minyak dan gas. Zelensky menambahkan bahwa Putin enggan membuat marah Presiden AS Donald Trump, sehingga tekanan AS dapat digunakan untuk menghidupkan kembali pembicaraan perdamaian tiga pihak.
Poin-Poin Utama
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim Rusia menunjukkan kesiapan untuk bernegosiasi.
- Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner melakukan kunjungan ke Moskow dan Kyiv pada akhir pekan lalu.
- Pertemuan tersebut menandai upaya terbaru AS mengatasi kebuntuan diplomatik konflik Rusia-Ukraina.
- Witkoff memuji kemajuan pertemuan dan mengangkat prospek pembicaraan perdamaian tiga pihak.
- Konflik Rusia-Ukraina telah berlangsung empat tahun dan menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.
- Dilansir kantor berita AFP pada Selasa (8/9/2026).
- Zelensky menyampaikan klaimnya kepada media berita AS, Axios.
- AS mendorong untuk meredakan konflik menjelang musim dingin yang panjang.
- Zelensky menyatakan Rusia percaya musim dingin dapat membantu menghancurkan Ukraina.
- Zelensky menyebut pemerintahan Presiden AS Donald Trump dapat menekan Presiden Rusia Vladimir Putin.
- Zelensky menyatakan Putin tidak ingin membuat marah Trump.
- Pembicaraan mencakup proposal AS seputar fasilitas energi, pengiriman gandum, dan ekspor minyak dan gas.
- Zelensky menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai proposal AS.
- Pendekatan AS bertujuan melanjutkan negosiasi antara negara-negara yang bertikai.
- Tujuannya membuat kemajuan sebelum atau selama musim dingin untuk mendektakan kedua pihak pada perdamaian.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.