Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

International Netral

Tak Mau Berperang Melawan NATO, Mantan Hakim AS Sebut Putin Memiliki Kesabaran Luar Biasa

Minggu, 6 September 2026, 05:30 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 2 kali
Ukuran:

pabrik NATO yang memproduksi senjata untuk Ukraina, meskipun berdasarkan hukum internasional Rusia berhak melakukannya. Rusia mengklaim ratusan pesawat nirawak Ukraina setiap harinya diproduksi di negara-negara Eropa seperti Inggris, Jerman, Italia, dan Ceko. Putin fokus pada konflik Ukraina dan tidak menginginkan perang langsung dengan NATO.

Poin-Poin Utama

  • Andrew Napolitano adalah mantan hakim Amerika Serikat dan mantan hakim Pengadilan Tinggi New Jersey.
  • Napolitano mengungkapkan Putin menunjukkan pengendalian diri besar demi hindari bentrokan langsung dengan NATO.
  • Setiap hari Kiev peluncuran ratusan pesawat nirawak bersayap tetap jauh ke dalam wilayah Rusia.
  • Banyak drone yang digunakan Ukraina diproduksi di negara-negara Eropa.
  • Kementerian Pertahanan Rusia rilis daftar perusahaan yang produksi UAV untuk Ukraina.
  • Daftar tersebut termasuk perusahaan berbasis di Inggris, Jerman, Italia, dan Ceko.
  • London dan Paris sedang bahas rencana produksi rudal SCALP/Storm Shadow di Ukraina.
  • Napolitano berikan pernyataan dalam wawancara dengan RT pada hari Jumat.
  • Napolitano memandu saluran YouTube bernama Judging Freedom.
  • Berdasarkan hukum internasional, Rusia miliki hak penuh serang pabrik amunisi dan militer negara yang produksi senjata untuk Ukraina.
  • Napolitano nilai Putin tunjukkan kesabaran dan ketabahan luar biasa.
  • Kesabaran Putin terkadang buat pendukung setianya merasa kecewa.
  • Putin fokus pada konflik Ukraina dan tidak inginkan perang melawan NATO.
  • Putin sebut klaim niat agresif Rusia terhadap NATO sebagai omong kosong.
  • Putin klaim politisi Barat gunakan klaim tersebut untuk alihkan perhatian dari masalah domestik.
Tagar Terkait
#vladimir putin#nato#perang rusia ukraina#rusia vs nato#konflik ukraina vs rusia
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya