Karhutla Dekati Habitat Orang Utan di Kobar, Butuh Pemadaman Water Bombing
Karhutla di Kobar, Kalteng, merambah hingga Km 19 Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama dan mendekati kawasan konservasi Danau Masoraian yang merupakan habitat orang utan. Bupati Nurhidayah menyatakan pemadaman water bombing jadi kebutuhan mendesak karena lokasi api sulit dijangkau armada darat, dengan tiga surat permohonan bantuan helikopter sudah dikirimkan. Pemda meminta satgas memperkuat koordinasi, menerapkan sistem sift, dan mengutamakan keselamatan personel.
Poin-Poin Utama
- Karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat merambah hingga Km 19 ruas Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.
- Pemkab Kobar mewaspadai pergerakan api mendekati Danau Masoraian, habitat orang utan.
- Bupati Nurhidayah menyatakan pemadaman udara sebagai kebutuhan mendesak.
- Pemda telah mengirim tiga kali surat permohonan helikopter water bombing.
- Lokasi api sulit dijangkau armada pemadam karena berada di dalam hutan.
- Sepanjang Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama sebagian wilayahnya lahan gambut.
- Pemadaman harus dilakukan sebelum api masuk kawasan konservasi Danau Masoraian.
- Danau Masoraian merupakan kawasan konservasi orang utan.
- Bupati minta Tim Satgas Karhutla memperkuat koordinasi.
- Penanganan lapangan butuh sinergi pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat.
- Keselamatan personel menjadi perhatian utama.
- Bupati minta pola kerja lapangan menerapkan sistem shift.
- Sistem shift agar petugas tidak bekerja 24 jam tanpa jeda.
- Pernyataan disampaikan Bupati Nurhidayah di Posko Induk pada Selasa (8/9/2026).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.