Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Negatif

Purbaya: Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun, Kita Sudah Mati, Santai Aja

Selasa, 8 September 2026, 19:55 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan utang proyek kereta cepat Whoosh telah direstrukturisasi dengan tenor hingga 80 tahun sehingga cicilan hanya sekitar Rp1 triliun per tahun. Ia menilai beban pembayaran tidak berat karena jangka waktu sangat panjang dan generasi sekarang tidak perlu memikirkan pelunasannya. Pemerintah memutuskan pengelolaan Whoosh cukup dilakukan satu Special Mission Vehicle (SMV) karena cicilan tidak terlalu besar.

Poin-Poin Utama

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa restrukturisasi utang Whoosh tenor 80 tahun.
  • Cicilan utang Whoosh sekitar Rp1 triliun per tahun.
  • Nominal cicilan dapat berbeda dari tahun ke tahun.
  • Purbaya sampaikan tenor panjang buat beban bayar tak besar.
  • Rentang tenor Whoosh antara 80-90 tahun, di-stretch jadi 80 tahun.
  • Ada cicilan sedikit di atas Rp1 triliun per tahun.
  • Kementerian Keuangan bentuk badan khusus kelola Whoosh.
  • Badan khusus berada di bawah Kementerian Keuangan.
  • Pemerintah awalnya pertimbangkan dua SMV bersama INA.
  • Purbaya nilai satu SMV cukup kelola Whoosh.
  • Skema restrukturisasi jadi pertimbangan bentuk pengelolaan Whoosh.
  • Pemerintah cari struktur paling efisien tangani kewajiban Whoosh.
  • Wawancara Purbaya dengan wartawan pada Selasa, 8 September 2026.
  • Lokasi wawancara di Jakarta.
Tagar Terkait
#purbaya yudhi sadewa#apbn#kementerian keuangan#whoosh#kcic#kereta cepat jakarta-bandung#restrukturisasi utang
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya