Polisi Dampingi Ibu dan Balita Terkendala Perjalanan di Bandara Soetta
Seorang ibu bernama DS (30) bersama anaknya yang mengalami demam terkendala perjalanan di Bandara Soekarno-Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, di mana dana pengembalian tiket belum bisa digunakan sehingga keduanya tidak bisa membeli tiket lanjutan atau mencari tempat istirahat. Petugas bandara kemudian membawa keduanya ke Polsubsektor Terminal 2 untuk mendapatkan pendampingan medis dan bantuan dari personel Polwan. Setelah melakukan koordinasi, polisi akhirnya membantu mencarikan tiket penerbangan lanjutan menuju Bandara Silangit dan mendampingi keberangkatan ibu dan anak tersebut.
Poin-Poin Utama
- Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Petugas mendapati balita mengalami demam saat penundaan penerbangan.
- Ibu balita, DS (30), terkendala biaya perjalanan.
- Dana pengembalian tiket DS belum dapat digunakan.
- DS belum bisa membeli tiket lanjutan atau tempat istirahat.
- Petugas membawa DS dan anaknya ke Polsubsektor Terminal 2.
- Tim Dokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta memeriksa kesehatan anak.
- Personel Polwan membantu pendampingan dan mencari solusi.
- Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta adalah Kombes Wisnu Wardana.
- Pernyataan Wisnu disampaikan pada Selasa (8/9/2026).
- Petugas mencarikan tiket lanjutan menuju Bandara Silangit.
- DS dan anaknya didampingi hingga keberangkatan dari Terminal 2.
- Pelayanan kepolisian mencakup bantuan masyarakat, bukan hanya keamanan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.