Hari Kedua Pembelajaran Daring, Siswa Terjaring Patroli Sekolah Berada di Luar Rumah
Siswa SD Negeri 1 Munjuljaya, Purwakarta, terjaring razia tim pengawasan saat kedapatan berada di luar rumah pada hari kedua pembelajaran daring yang digelar akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Tim patroli sekolah menemukan siswa di luar rumah dengan berbagai alasan dan mengimbau mereka menyelesaikan pembelajaran daring serta memakai masker. Salah satu siswa mengaku lebih senang belajar di sekolah karena pembelajaran daring terkendala sinyal internet yang sering lemah.
Poin-Poin Utama
- SD Negeri 1 Munjuljaya di Purwakarta melaksanakan razia terhadap siswa pada hari kedua pembelajaran daring.
- Pembelajaran daring diterapkan di seluruh sekolah SD dan SMP di Kabupaten Purwakarta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Tim Pengawasan dari SDN 1 Munjuljaya melakukan patroli langsung ke rumah-rumah siswa pada hari Selasa (8/9).
- Tim menemukan sejumlah siswa berada di luar rumah selama jam pembelajaran daring berlangsung.
- Kepala sekolah SDN 1 Munjuljaya, Sakimin, mengimbau siswa menyelesaikan pembelajaran daring dan memakai masker saat keluar rumah.
- Sakimin menyatakan patroli dilakukan untuk memantau kondisi siswa yang belajar daring di rumah masing-masing.
- Faqih Fauzi Ahmad, siswa kelas 5 SDN 1 Munjuljaya, mengaku lebih senang belajar langsung di sekolah.
- Faqih mengalami kendala sinyal internet lemah selama pembelajaran daring.
- SDN 1 Munjuljaya memiliki total 704 siswa.
- Sekolah berharap siswa dapat kembali belajar normal di sekolah setelah kondisi udara membaik dan bebas dari abu vulkanik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.