Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Netral

Hendak Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Selasa, 8 September 2026, 23:25 WIB Sumber: Kompas Dibaca 1 kali
Ukuran:

Delapan orang hilang di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, setelah berangkat dari Dermaga Pagedongan pada Senin (7/9/2026) siang menggunakan kapal cepat untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Rombongan terdiri dari satu kapten, satu kru kapal, satu pemandu, dan lima jurnalis (M Bagus Khoirunnas/Antara, Ari Basuki/Merdeka, Yudhis/Inews, Daus/Anadolu, dan Donal/jurnalis lepas) yang terakhir berkomunikasi pada pukul 14.42 WIB sebelum dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB. Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran sejak Selasa (8/9/2026) siang, namun hingga Selasa malam korban belum ditemukan; Aliansi Jurnalis Independen Jakarta menyerukan keselamatan jurnalis sebagai prioritas utama saat peliputan bencana.

Poin-Poin Utama

  • Delapan orang hilang di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
  • Lima dari delapan orang hilang merupakan jurnalis yang hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, menggunakan kapal cepat.
  • Komposisi korban: satu kapten, satu kru kapal, satu pemandu, dan lima jurnalis.
  • Lima jurnalis hilang: M Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (Inews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas).
  • Kapal bertolak dari Dermaga Pagedongan pada Senin pukul 14.00 WIB.
  • Komunikasi terakhir korban dengan jurnalis Lampung Abay terjadi pukul 14.42 WIB.
  • Lokasi terakhir dibagikan korban pada pukul 15.04 WIB.
  • Rombongan dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.
  • Tim SAR gabungan mulai menyisir titik terakhir komunikasi pada Selasa (8/9/2026) siang.
  • Tim SAR gabungan terdiri dari Tim Rescue USS Pandeglang, Polairud Pandeglang, dan pihak pemilik kapal.
  • Kondisi lokasi pencarian: cerah berawan, kecepatan angin 16,7 knot, tinggi gelombang 0,4–1 meter.
  • Hingga Selasa (8/9/2026) malam, seluruh korban masih belum ditemukan dan pencarian masih berlangsung.
  • PFI Pusat, PFI Jakarta, dan PFI Tangerang menyatakan kesiagaan penuh memperkuat koordinasi pascakejadian.
  • Ketua AJI Jakarta Irsyan Hasyim meminta kantor media menyediakan alat pelindung diri seperti masker, jaket pelampung, dan kebutuhan lainnya bagi jurnalis.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#selat sunda#basarnas#jurnalis hilang#sar banten#pfi#aji
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya