Menlu Iran: Kepatuhan AS pada MoU Islamabad Kunci Stabilitas Kawasan
Oman mengenai jalur transit sementara di Selat Hormuz. Di sisi lain, Motegi mendesak Iran menunjukkan fleksibilitas terhadap AS, menghentikan serangan terhadap kapal sipil di Selat Hormuz, serta menekan Houthi agar menahan diri demi stabilitas Selat Bab El-Mandeb.
Poin-Poin Utama
- Menlu Iran Abbas Araghchi melakukan pembicaraan telepon dengan Menlu Jepang Toshimitsu Motegi pada Selasa (8/9).
- Araghchi menilai normalisasi situasi Timur Tengah bergantung pada kepatuhan AS terhadap MoU Islamabad.
- Araghchi menyebut eskalasi saat ini dampak pelanggaran Washington atas MoU Islamabad.
- Araghchi meminta kepatuhan total AS pada poin-poin MoU Islamabad untuk akhiri kebuntuan diplomatik.
- Iran dan Oman mencatatkan kemajuan signifikan dalam pembentukan jalur transit sementara di Selat Hormuz.
- Iran dan Oman masih konsultasi intensif soal mekanisme pengelolaan jalur Selat Hormuz.
- Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi terpenting dunia.
- Motegi menyatakan keprihatinan mendalam atas aksi saling serang antara AS dan Iran.
- Motegi mendesak Iran tunjukkan fleksibilitas maksimal untuk pecah kebuntuan dengan AS.
- Motegi minta penghentian serangan terhadap kapal sipil di Selat Hormuz.
- Motegi minta Iran desak kelompok Houthi menahan diri demi stabilitas Selat Bab El-Mandeb.
- Motegi tegaskan masa depan Selat Hormuz harus dibahas komunitas internasional tanpa biaya tambahan bagi pelayaran komersial.
- Jepang berkomitmen bekerja sama dengan Pemerintah Yaman untuk jaga stabilitas kawasan.
- Kementerian Luar Negeri Iran merilis pernyataan terkait posisi Araghchi.
- Kementerian Luar Negeri Jepang merilis poin-poin krusial yang ditekankan Motegi dalam percakapan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.