Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Anggaran Subsidi Energi Dipangkas, Ini Respons Pertamina

Rabu, 9 September 2026, 00:08 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Pertamina menyatakan siap mengikuti arahan pemerintah terkait pemangkasan subsidi energi dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 11,44 triliun, dari Rp 272,95 triliun menjadi Rp 261,50 triliun. Penurunan anggaran tersebut terutama didorong oleh proyeksi harga minyak dunia yang lebih rendah, sementara penurunan volume penyaluran energi dinilai tidak terlalu besar. Pemangkasan terutama terjadi pada subsidi BBM Jenis Tertentu dan LPG 3 kg, yang turun dari Rp 142,8 triliun menjadi Rp 131,39 triliun.

Poin-Poin Utama

  • Pertamina siap mengikuti arahan pemerintah terkait pemangkasan subsidi energi dalam RAPBN 2027.
  • Kebijakan penerapan dan pemberlakuan subsidi akan dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator.
  • Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth Marcelino Verieza Dumatubun menyampaikan pernyataan pada Selasa (8/9/2026).
  • Pemerintah dan Badan Anggaran DPR RI menyepakati pemangkasan alokasi subsidi energi dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 11,44 triliun.
  • Anggaran subsidi energi berubah dari rencana awal Rp 272,95 triliun menjadi Rp 261,50 triliun.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta pada Senin (7/9/2026).
  • Penyesuaian anggaran terutama dipengaruhi oleh proyeksi penurunan harga minyak dunia.
  • Penurunan dari sisi volume penyaluran energi dinilai tidak terlalu besar.
  • Pemerintah masih akan melihat perkembangan kondisi ke depan untuk kemungkinan efisiensi anggaran lanjutan.
  • Revisi subsidi energi saat ini utamanya didorong oleh penurunan proyeksi harga minyak dunia.
  • Penurunan anggaran terjadi pada subsidi BBM Jenis Tertentu dan LPG 3 kg.
  • Alokasi subsidi BBM Jenis Tertentu dan LPG 3 kg turun dari Rp 142,8 triliun menjadi Rp 131,39 triliun.
Tagar Terkait
#dpr#purbaya yudhi sadewa#pertamina#bbm#rapbn 2027#subsidi energi#lpg 3 kg
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya