Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Umum Netral

Kabut Asap Makin Menggila, Lima Titik di Sarawak Dinyatakan Berbahaya

Minggu, 6 September 2026, 06:30 WIB Sumber: Tribun News Dibaca 2 kali
Ukuran:

Lima lokasi di Sarawak mencatat angka API berbahaya di atas 300, dengan Serian tertinggi (374), diikuti Kuching (346), Sarikei (333), Sibu (323), dan Samarahan (318). Pakar kesehatan masyarakat memperingatkan bahwa paparan berkepanjangan kabut asap meningkatkan risiko keguguran, cacat lahir, stroke hingga 30%, serta menyebabkan bronkitis kronis dan PPOK. Partikel PM2.5 dapat menembus sawar plasenta dan mengganggu pertumbuhan janin.

Poin-Poin Utama

  • Lima lokasi di Sarawak mencatat angka API pada tingkat berbahaya di atas 300.
  • Serian mencatat API tertinggi sebesar 374, diikuti Kuching (346), Sarikei (333), Sibu (323), dan Samarahan (318).
  • Sri Aman (295), Bintulu (247), Mukah (241), dan Samalaju (226) tercatat pada tingkat API sangat tidak sehat.
  • ILP Miri (191), Miri (186), Kapit (185), dan Limbang (173) tercatat pada tingkat API tidak sehat.
  • Enam lokasi di Sabah mencatat tingkat API tidak sehat, dengan Kota Kinabalu tertinggi di angka 177.
  • Johan Setia, Selangor, menjadi satu lokasi di Semenanjung dengan tingkat API tidak sehat sebesar 157.
  • Paparan kabut asap berkepanjangan meningkatkan risiko keguguran dan komplikasi kehamilan.
  • Partikel PM2.5 berukuran kurang dari 2,5 mikrometer dapat menembus sawar plasenta.
  • Paparan jangka panjang PM2.5 meningkatkan risiko stroke hingga 30 persen.
  • PM2.5 meningkatkan kemungkinan tekanan darah tinggi sebesar 5 hingga 10 persen.
  • Paparan PM2.5 meningkatkan angka rawat inap akibat gagal jantung sebesar 10 hingga 20 persen.
  • Paparan berkepanjangan terhadap PM2.5, PM10, nitrogen dioksida, dan ozon menyebabkan bronkitis kronis.
  • Risiko kesehatan dari paparan kabut asap meningkat 5 hingga 30 persen bergantung pada konsentrasi dan durasi.
  • Paparan kabut asap dapat memicu serangan asma dan mempercepat perkembangan PPOK.
  • Ibu hamil sangat rentan terhadap paparan kabut asap dan harus meminimalkan paparan untuk melindungi janin.
Tagar Terkait
#kesehatan#kabut asap#sarawak#malaysia timur#indeks pencemar udara
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Tribun News.

Buka Sumber di Tribun News

Warta Terkini Lainnya