4,3 Juta KPM Baru Kini Terima Bansos usai Data Desil Diperbaharui
Sejak DTSEN digunakan sebagai basis penyaluran bansos pada Triwulan II 2025, sebanyak 4.330.417 KPM baru desil 1-4 yang sebelumnya tidak menerima bansos kini telah mendapatkan bantuan. Penambahan penerima ini merupakan hasil pemutakhiran data berkelanjutan melalui kolaborasi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2025 yang menunjuk BPS sebagai pengelola data tunggal. Sebelumnya, penyaluran bansos mengacu pada DTKS, dan mulai April-Juni 2025 diganti dengan DTSEN.
Poin-Poin Utama
- 4.330.467 keluarga penerima manfaat (KPM) baru desil 1–4 menerima bansos setelah data diperbarui.
- DTSEN digunakan sebagai basis penyaluran bansos sejak Triwulan II 2025.
- Periode awal penyaluran DTSEN mencakup April–Juni 2025.
- Data penerima bansos diperbarui setiap triwulan sejak tahun 2025.
- Program mencakup PKH, Bantuan Pangan Non Tunai, dan Penerima Bantuan Iuran (PBI).
- Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 menjadi landasan konsolidasi data nasional.
- BPS ditugaskan sebagai pengelola data tunggal DTSEN.
- Kementerian/lembaga dan pemerintah daerah membantu pemutakhiran data.
- Data diverifikasi, divalidasi, dan disetarakan oleh BPS.
- Pemeringkatan kesejahteraan menggunakan desil 1 hingga desil 10.
- Sebelum DTSEN, penyaluran bansos menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan keterangan dikutip pada 9 September 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.