Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Pemutakhiran Desil DTSEN, 4,3 Juta KPM Baru Kini Terima Bansos

Rabu, 9 September 2026, 11:10 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sejak Triwulan II 2025 berdasarkan Inpres Nomor 4 Tahun 2025 telah menambah 4.330.417 keluarga penerima manfaat baru pada desil 1–4 yang sebelumnya belum menerima bansos. Pembaruan data dilakukan triwulan dengan melibatkan BPS, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah untuk verifikasi serta validasi sebelum menyetarakan data. Dampaknya, penerima PKH desil 1–4 naik menjadi sekitar 10 juta keluarga dan penerima sembako menjadi 18,25 juta keluarga pada Triwulan II 2026, sementara penerima PBI-JKN desil 6–10 turun drastis dari 15 juta menjadi sekitar 355 ribu jiwa.

Poin-Poin Utama

  • DTSEN became bansos distribution basis in Quarter II 2025.
  • 4,330,417 new beneficiary families in deciles 1–4 now receive bansos.
  • Quarter II 2025 added 1,379,043 new KPM recipients.
  • Quarter III 2025 added 1,696,007 new KPM recipients.
  • Quarter I 2026 added 1,179,506 new KPM recipients.
  • Quarter II 2026 added 56,276 new KPM recipients.
  • Quarter III 2026 added 19,585 new KPM recipients.
  • PKH recipients in deciles 1–4 rose from 8.33 million (Q1 2025) to 10 million (Q2 2026).
  • Sembako recipients in deciles 1–4 rose from 14.20 million to 18.25 million in same period.
  • PBI-JKN recipients in deciles 1–5 rose from 76,479,692 (April 2025) to 96,395,043 (April 2026).
  • PBI-JKN recipients in deciles 6–10 fell from 15,033,200 to 355,396 in same period.
  • Inpres Number 4 of 2025 mandates cross-ministry/local government data updates.
  • BPS manages unified DTSEN data and applies standardization measures.
  • Welfare grouping spans deciles 1 through 10.
  • DTKS served as bansos basis prior to DTSEN adoption.
Tagar Terkait
#bps#bansos#dtsen#pkh#desil#kementerian sosial#dtks#pbi-jkn#bantuan pangan non tunai#inpres nomor 4 tahun 2025
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya