Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Peristiwa Netral

Pagi Ini Abu Anak Krakatau Capai 7.000 Kaki

Rabu, 9 September 2026, 08:55 WIB Sumber: Liputan6
Ukuran:

BMKG melaporkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Rabu (9/9/2026) pukul 07.00 WIB bergerak ke arah barat laut, menyebar dari permukaan hingga ketinggian 7.000 kaki (sekitar 2,1 km) berdasarkan citra Himawari-9, mencakup sebagian Teluk Lampung. Abu berpotensi memengaruhi kualitas udara dan jarak pandang di wilayah terdampak, sehingga masyarakat diimbau memantau informasi resmi dan memperhatikan kondisi udara. Gunung Anak Krakatau erupsi pada pukul 00.47 WIB dengan amplitudo maksimum 51 milimeter dan durasi 28 detik.

Poin-Poin Utama

  • BMKG reported volcanic ash from Mount Anak Krakatau moving northwest on Wednesday (9/9/2026) at 07:00 WIB.
  • Volcanic ash spread from the surface up to 7,000 feet, approximately 2.1 kilometers in altitude.
  • Analysis was conducted using Himawari-9 RGB satellite imagery.
  • Ash distribution covered part of the Lampung Bay area.
  • BMKG stated ash could affect air quality and visibility in impacted areas.
  • BMKG urged the public to monitor official information from BMKG and PVMBG.
  • Residents were advised to watch air conditions and visibility, especially along ash paths.
  • Mount Anak Krakatau erupted again on Wednesday (9/9/2026) morning.
  • The eruption occurred at 00:47 WIB according to MAGMA Indonesia records.
  • The eruption's visual eruption was not observed.
  • The eruption had a maximum amplitude of 51 millimeters on the seismograph.
  • The eruption lasted 28 seconds.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#erupsi#bmkg#lampung#kualitas udara#teluk lampung
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya