Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

News Netral

SAR Kerahkan Empat Tim Cari Rombongan Pewarta Foto yang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026, 11:02 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Basarnas mengerahkan empat tim SRU menggunakan KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, RIB-01 Lampung, dan RIB-02 Banten untuk memperluas pencarian kapal cepat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026). Kapal tersebut membawa delapan orang, terdiri atas lima pewarta foto (LKBN Antara, Merdeka, INews, Anadolu Agency, dan seorang fotografer lepas) serta tiga kru kapal, yang berangkat dari Dermaga Carita dan terakhir kontak pukul 14:42 WIB. Hingga Rabu (9/9/2026), nasib delapan orang tersebut belum diketahui, dengan pencarian juga dibantu drone thermal.

Poin-Poin Utama

  • SAR Nasional kerahkan empat tim cari kapal cepat hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9/2026).
  • Kapal cepat bawa delapan orang, lima di antaranya jurnalis foto.
  • Tim bagi operasi pencarian jadi empat unit SRU untuk perluas cakupan area.
  • Empat tim pencarian bagi tugas ke empat kapal.
  • SRU-1 pakai KN SAR Tetuka 247, sisir sejauh 68,3 NM dengan spacing 3 NM.
  • SRU-1 pakai KAL Anyer, sisir sekitar 69,5 NM dengan spacing 3 NM.
  • SRU-3 pakai RIB-01 Lampung, sisir 67 NM dengan spacing 1 NM.
  • SRU-4 pakai RIB-02 Banten, sisir sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
  • Tim gabungan kerahkan drone thermal untuk pemantauan lebih luas dari udara.
  • Kapal cepat bertolak dari Dermaga Pandeglang Carita sekitar pukul 14:00 WIB.
  • Kontak terakhir kapal tercatat pukul 14:42 WIB.
  • Jarak tempuh Carita ke Gunung Anak Krakatau sekitar dua jam.
  • Pemerintah tetapkan radius steril 3 Km dari aktivitas manusia.
  • Pelaporan status hilang dilakukan Selasa (8/9/2026) siang, pencarian SAR mulai Selasa sore.
  • Hingga Rabu (9/9/2026), belum ada kabar tentang nasib delapan orang tersebut.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#selat sunda#basarnas#jurnalis hilang#sar#pewarta foto
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya