Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Pandeglang Cari 5 Jurnalis Hilang di Sekitar Anak Krakatau
Basarnas Lampung kerahkan dua unit RIB dan 17 personel untuk cari delapan penumpang speed boat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, saat meliput erupsi Anak Krakatau pada Senin (7/9). Dari delapan orang tersebut, lima di antaranya jurnalis nasional dan internasional. Operasi SAR gabungan melibatkan Pos SAR Bakauheni, KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Polairud, BPBD, dan KRI Lepu, namun hingga Rabu sore seluruh korban masih dalam pencarian intensif.
Poin-Poin Utama
- Basarnas Lampung kerahkan dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB) cari delapan penumpang hilang di Selat Sunda.
- 17 personel terlibat dalam operasi pencarian tersebut.
- Delapan penumpang hilang kontak pada Senin (7/9) siang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Kapal membawa rombongan jurnalis meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
- Operasi digelar setelah Basarnas Lampung terima Rencana Operasi (Renops) H.2 dari Basarnas Banten pada Rabu (9/9/2026) dini hari.
- RIB 02 berisi 7 personel dan RIB 03 berisi 10 personel.
- Lima dari delapan korban merupakan jurnalis nasional dan internasional.
- Lima jurnalis tersebut: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (freelance).
- Tiga korban lainnya adalah Warta (55, kapten kapal), Surakman (60, ABK), dan Heriyanto (49, pemandu).
- Wilayah pencarian berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
- Operasi SAR gabungan libatkan Pos SAR Bakauheni, KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Polairud, BPBD, dan KRI Lepu TNI AL.
- Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah sampaikan pernyataan pada Rabu (9/9/2026).
- Hingga Rabu sore seluruh penumpang speed boat masih dalam pencarian intensif.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.